Jakarta – Peringatan Hari Pahlawan tahun ini dimaknai PT Dharma Lautan Utama (DLU) dengan cara yang berbeda. Bukan melalui seremoni, melainkan melalui aksi donor darah yang melibatkan puluhan pegawai dan menyasar langsung kebutuhan masyarakat Kota Surabaya yang kerap mengalami kekurangan stok darah di akhir tahun.
Aksi sosial tersebut berlangsung pada Kamis di Surabaya, diikuti sekitar 128 pegawai dari berbagai divisi. Penasehat Utama DLU, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar agenda simbolik, tetapi bentuk konsistensi perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial di bidang kesehatan masyarakat.
Sejak pertama kali digelar pada 2008, DLU telah melaksanakan donor darah lebih dari 50 kali. Program ini menjadi rutinitas perusahaan untuk memastikan pasokan darah tetap aman, terutama pada periode akhir tahun ketika jumlah pendonor biasanya menurun dan kebutuhan meningkat.
BHS berharap aksi ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk ikut ambil bagian. Menurutnya, kolaborasi multipihak sangat diperlukan agar ketersediaan darah di PMI tidak terganggu dan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.
Direktur Utama DLU, Erwin Hari Poedjono, menambahkan bahwa perusahaannya berkomitmen menyelenggarakan donor darah secara rutin minimal dua kali setahun. Ia menilai bahwa kepedulian korporasi kini tak lagi cukup hanya berupa bantuan finansial, melainkan juga kontribusi nyata bagi keselamatan jiwa masyarakat.
Dari pihak PMI Kota Surabaya, staf Humas Yudha Patria menyampaikan apresiasinya. Ia menjelaskan bahwa menjelang akhir tahun stok darah sering kali menurun karena rendahnya partisipasi pendonor. Kegiatan seperti yang dilakukan DLU sangat membantu menjaga cadangan darah agar tetap stabil bagi kebutuhan rumah sakit dan layanan darurat.





