Brilian-news.id | SAMPANG – Dengan dugaan adanya informasi pemberitaan yang sudah ditayangkan oleh beberapa media terkait berita penganiayaan dari mantan Kades Kramat diduga itu semua tidak benar.
Selang tiga hari kejadian mantan Kades Kramat berinisial AB ketika diminta steatmen oleh rekan media brilian-news.id memaparkan bahwa “Dengan ancaman mau membunuh terhadap korban tersebut itu sangatlah tidak benar,” ujar mantan Kades Kramat.
Dengan kasus tamparan terhadap korban bernama Hariri, yang bertempat di Komis Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang namun dengan ditambahnya dengan adanya kata-kata yang tak sedap tersebut itu tidak ada,” ucapnya kepada media brilian-news.id (15/24).
Kasihumas Mapolres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie ketika dimintai keterangan melalui via telfon perihal adanya dugaan pemukulan terhadap Hariri tersebut mengatakan bahwa “Iya mas memang ada pelaporan terkait yang mas tanyakan namun dari pelapor dalam kasus apapun akan tetap kita tangani sesuai SOP kami, dengan nantinya akan ada klarifikasi kedepan kita tidak tahu mas,” ujar Kasihumas Mapolres Sampang (14/24).
Dengan adanya sebuah pemberitaan media yang sudah tayang atau sudah mempublikasikan itu semua diduga sudah tidak benar.
Seharusnya dari media tersebut itu mempunyai narsum dari kedua belah pihak agar pemberitaan tersebut menjadikan sebuah pemberitaan yang berimbang.





