Dandim 0618 BS dan PWI Bandung Bersatu Perangi Hoaks untuk Stabilitas Kota

Rabu, 5 Jun 2024 16:52 WIB
Dandim 0618 BS dan PWI Bandung Bersatu Perangi Hoaks untuk Stabilitas Kota
oplus_256

Brilian•BANDUNG – Dalam upaya menjaga kondusivitas Kota Bandung, Dandim 0618/BS, Letnan Kolonel Infantri Mohamad Iswan Nusi, SH, mengajak PWI Pokja Kota Bandung untuk bekerja sama dalam memerangi hoaks dan berita bohong. Ajakan ini disampaikan saat kunjungan Dandim ke Sekretariat PWI Pokja Kota Bandung di Jl. Ahmad Yani no 262, Rabu (5/6/2024).

“Kota Bandung yang heterogen memerlukan peran media yang besar untuk menjaga stabilitas, terutama menjelang Pilkada serentak. Media berperan penting dalam menciptakan suasana kondusif,” ujar Letkol Iswan. Ia juga berharap sinergi antara Kodim 0618/BS dan PWI semakin erat.

Sebagai langkah konkret, Kodim 0618/BS berencana menyediakan ruang wartawan (press room) untuk memudahkan jurnalis dalam melaksanakan tugasnya, sekaligus memperkuat kemitraan dengan media.

Bacaan Lainnya

Sekretaris PWI Pokja Kota Bandung, Zaenal Ihsan, menyambut baik ajakan Dandim. Ia menegaskan bahwa anggota PWI Pokja Kota Bandung selalu berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan siap berkolaborasi dalam melawan hoaks.

“Apa yang disampaikan Dandim sangat relevan dengan tujuan kami untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Bandung serta memerangi hoaks. Kami siap bekerja sama dengan Kodim 0618/BS,” kata Ihsan, yang baru terpilih sebagai Ketua PWI Pokja Kota Bandung periode 2024-2026.

Ihsan juga menyoroti tantangan era digital, di mana media sosial sering menjadi sarana penyebaran informasi yang belum tentu benar. Ia mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan berkomitmen menyuarakan kebenaran tanpa keberpihakan, terutama menjelang Pilkada.

“Kami mengimbau warga untuk bijak dalam bermedia sosial. Tugas kami adalah menyuarakan kebenaran dan menjaga netralitas dalam Pilkada nanti,” tutup Ihsan.**

Kunjungan Dandim diakhiri dengan penyerahan plakat dan makan siang bersama, sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga stabilitas Kota Bandung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *