CCEP Indonesia Nyatakan Komitmen Kuat terhadap Pengelolaan Air di World Water Forum 2024

Selasa, 28 Mei 2024 15:35 WIB
CCEP Indonesia Nyatakan Komitmen Kuat terhadap Pengelolaan Air di World Water Forum 2024

Brilian•BALI – Di tengah ancaman krisis air global, lebih dari 2,4 miliar orang di seluruh dunia menghadapi kekurangan air, sementara 2 miliar lainnya tidak memiliki akses ke air minum yang aman. Kondisi ini semakin diperburuk di Indonesia, di mana lebih dari 25 juta orang hidup tanpa fasilitas sanitasi yang layak, menambah risiko kesehatan akibat kualitas air yang buruk.

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) berkomitmen untuk mengatasi masalah ini melalui pendekatan pengelolaan air yang berkelanjutan.

Pada World Water Forum 2024 di Bali, Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia, menekankan pentingnya peran perusahaan dalam mengelola sumber daya air dengan tanggung jawab dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Air adalah fondasi penting bagi keberlanjutan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kegiatan produksi kami. Sebagai pengguna utama air, kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa sumber daya ini dikelola dengan bijak,” ujar Karina.

CCEP Indonesia menerapkan pendekatan menyeluruh yang mencakup manajemen operasional, rantai pasokan, aksi kolektif, keterlibatan komunitas, serta kepatuhan terhadap regulasi dan transparansi pelaporan.

Dalam upaya mengurangi penggunaan air, CCEP Indonesia telah mengimplementasikan berbagai inovasi dan inisiatif efisiensi di fasilitas manufaktur mereka.

Pada tahun 2023, perusahaan berhasil menurunkan Water Use Ratio (WUR) sebesar 25% dibandingkan tahun 2019. Pencapaian ini dicapai melalui penerapan prinsip 3R reduce, reuse, recycle dan optimalisasi proses Clean-In-Place, yang mengurangi penggunaan air dan bahan kimia pembersih, serta program pendaurulangan air.

CCEP Indonesia menargetkan pengurangan WUR sebesar 10% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2019, sejalan dengan komitmen global perusahaan.

Selain meningkatkan efisiensi operasional, CCEP Indonesia juga fokus pada konservasi air dan peningkatan sanitasi melalui program WASH. Program ini akan diluncurkan pada 4 Juni 2024 di Desa Kutamaneuh, Kabupaten Karawang. Program WASH mengintegrasikan intervensi di bidang air, sanitasi, kebersihan, pengelolaan limbah, dan ketahanan iklim komunitas dalam satu pendekatan terpadu. Salah satu elemen kunci program ini adalah penggunaan kembali air limbah domestik yang telah diolah untuk kegiatan berkebun oleh komunitas lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Dengan meluncurkan program ini, kami berharap dapat berkontribusi lebih besar terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” kata Karina.

Melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, lanjut Karina, kami berupaya mengatasi tantangan berkelanjutan dengan pendekatan yang komprehensif, terutama dalam penyediaan fasilitas sanitasi dan pengelolaan sampah dengan konsep ekonomi sirkular.

Partisipasi CCEP Indonesia di World Water Forum 2024 memberikan kesempatan untuk menegaskan kembali komitmennya terhadap pengelolaan air yang berkelanjutan dan kontribusi perusahaan dalam membentuk masa depan yang lebih tangguh dan inklusif. CCEP Indonesia mengajak semua pihak untuk berinovasi dan bekerja sama dalam melindungi sumber daya air yang vital bagi generasi mendatang.**

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *