BUMN Bekali Praktisi Komunikasi dengan Kecerdasan Buatan

Selasa, 19 Agu 2025 20:47 WIB
BUMN Bekali Praktisi Komunikasi dengan Kecerdasan Buatan

Brilian•BRASTAGI – Upaya Kementerian BUMN memperkuat peran komunikasi korporasi mendapat perhatian serius melalui penyelenggaraan Workshop Komunikasi AI di Mikie Resort Hotel, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Selama dua hari, 13–14 Agustus 2025, sebanyak 94 peserta dari berbagai BUMN memperoleh pembekalan penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi publik.

Workshop ini melibatkan praktisi komunikasi perusahaan, ambassador internal BUMN, hingga pimpinan wilayah dengan dukungan dari sejumlah BUMN besar seperti Pertamina, BNI, Pelindo, PIHC, Pos Indonesia, Kawasan Industri Medan (KIM), dan Taspen. Melalui pemanfaatan teknologi AI, pesan-pesan BUMN diharapkan lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran untuk masyarakat luas.

Putri Violla, Juru Bicara Kementerian BUMN, menyebut karyawan BUMN memiliki peran vital sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dan publik.
“Mereka bukan hanya pekerja, tetapi wajah perusahaan di mata masyarakat. Dengan menguasai teknologi komunikasi terbaru, mereka mampu membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat reputasi BUMN,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Sejumlah narasumber hadir memberikan pelatihan teknis, di antaranya Tommy Teja (CEO Zando Agency & Co-Founder AICO Community) yang mengajarkan pemanfaatan AI untuk ide kreatif, produksi visual, dan penulisan naskah. Sementara itu, Agung Kurniawan (Chief of Campaign BUMN Hijau) membekali peserta dengan wawasan komunikasi berbasis green economy, blue economy, dan sustainability.

Selain teori, peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke aset BUMN seperti Geothermal Pertamina, Pabrik Pupuk Indonesia, dan UMKM binaan Rumah BUMN di Berastagi. Kunjungan ini menjadi sarana praktik langsung pembuatan konten berbasis AI untuk memperkuat publikasi mengenai kontribusi BUMN dalam energi, pangan, dan ekonomi lokal.

Kementerian BUMN menegaskan komitmennya menjadikan penguatan kapasitas SDM komunikasi sebagai prioritas berkelanjutan. Melalui strategi komunikasi yang adaptif dan berbasis teknologi, BUMN diyakini mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap kontribusi nyata tersampaikan luas di masyarakat.**(KEN)

Pos terkait