BRI Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Jumat, 6 Mar 2026 20:19 WIB
BRI Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Brilian•SUKABUMI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui aksi nyata Insan BRILian bergerak cepat merespons bencana pergerakan tanah yang melanda Desa Bantargadung dan Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

Langkah ini diambil setelah Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana selama tujuh hari, terhitung sejak 4 hingga 10 Maret 2026, menyusul meningkatnya intensitas hujan yang memicu terjadinya pergerakan tanah di wilayah tersebut.

Bencana tersebut berdampak pada sedikitnya 112 kepala keluarga atau sekitar 367 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 kepala keluarga terpaksa mengungsi di lokasi pengungsian terpusat untuk menghindari potensi bencana susulan.

Selain merusak permukiman warga, pergerakan tanah juga berdampak pada sarana pendidikan dan infrastruktur lingkungan. Pondok Pesantren Haryadul Fallah dilaporkan turut terdampak, sementara akses jalan lingkungan di sekitar wilayah tersebut mengalami kerusakan.

Sebagai bentuk kepedulian awal, BRI melalui Regional Office Bandung dan Branch Office Cibadak mendatangi posko pengungsian di Puskesmas Bantargadung untuk menyerahkan bantuan berupa 40 paket survival kit bagi warga terdampak.

Paket bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan dasar seperti selimut, sarung, sandal, serta perlengkapan kebersihan diri atau hygiene kit yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Penyaluran bantuan ini juga mendapat dukungan dari Yayasan Baitul Maal BRILian (YBM BRILian) Region 9 Bandung sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Pemimpin Cabang BRI BO Cibadak, Rama Praditya Jatiarsha, menyampaikan rasa simpati mendalam atas musibah yang menimpa warga Kecamatan Bantargadung.

“Kami hadir langsung di lokasi pengungsian di Puskesmas Bantargadung untuk memastikan kondisi warga terdampak. Penyerahan 40 paket survival kit ini merupakan langkah awal dari Insan BRILian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar yang mendesak, seperti perlengkapan kebersihan dan kebutuhan istirahat yang lebih layak bagi warga,” ujar Rama.

Ia menambahkan, kunjungan tim BRI ke lokasi bencana juga bertujuan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mengetahui kebutuhan lanjutan yang diperlukan warga terdampak.

Informasi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi BRI dalam menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tanggap darurat bencana agar bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

BRI juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD Kabupaten Sukabumi, serta berbagai pihak terkait dalam upaya penanggulangan dampak bencana guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.**

Pos terkait