Brilian°Tulungagung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung Kembali menyalurkan bantuan tandon air portabel untuk warga terdampak kekeringan.Bantuan ini merupakan upaya penanggulangan bencana yang kerap dilakukan saat musim kemarau.
Kepala BPBD Tulungagung Robinson P.Nadeak (18/9/25) Melalui Kabid Kedaruratan dan Ketahanan Logistik BPBD Tulungagung Gilang Zelakusima Menjelaskan,penyebaran dampak kekeringan tahun ini berkembang lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ada sekitar sembilan desa yang telah melapor mengalami kekeringan,” jelas Gilang beberapa waktu lalu.
Diantaranya Desa Joho, Besuki, Campurdarat, Demuk, Sumberagung, Kalibatur, Kresikan, Pakisrejo, dan Tenggarejo. Warga dari sembilan desa ini juga telah meminta dropping air bersih kepada BPBD.
Puluhan unit tandon portabel dengan kapasitas 1.200 liter yang diterima BPBD Tulungagung dari BPBD Provinsi Jawa Timur kita telah kirim sebagai bantuan.
Selanjutnya, tandon-tandon tersebut akan ditempatkan di sejumlah desa yang mengalami krisis air bersih.
Keberadaan Tandon ini akan sangat membantu.Tandon akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis sehingga memudahkan masyarakat dalam mengambil air bersih.
Dengan cara ini, petugas tidak perlu lagi mendatangi rumah warga satu per satu. Air cukup diisikan ke tandon, dan masyarakat bisa mengambil sesuai kebutuhan. Strategi ini diyakini akan mempercepat dan mengefisienkan proses penyaluran bantuan.
BPBD berharap langkah ini bisa meringankan beban masyarakat terdampak dan menjaga ketersediaan air bersih di wilayah Tulungagung hingga musim kemarau berakhir.(Lam)





