BAZNAS Jabar dan ANGKASA Malaysia Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masjid serta Salurkan Donasi Bencana di Bandung Barat

Rabu, 11 Feb 2026 13:01 WIB
BAZNAS Jabar dan ANGKASA Malaysia Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masjid serta Salurkan Donasi Bencana di Bandung Barat

Brilian•KAB. BANDUNG BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersama Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menggelar penandatanganan nota kesepahaman (MoU), penyerahan dana infaq, serta donasi kemanusiaan di Masjid Besar Ash-Sholihin, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Ahad (8/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi internasional dalam mendorong peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Kerja sama tersebut juga menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana serta persoalan ekonomi, termasuk maraknya praktik pinjaman online dan rentenir.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Ash-Sholihin, Dr. Ramin Zaenal Muttaqin, M.Ag, menyampaikan bahwa koperasi masjid sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.

“Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat kehidupan masyarakat. Kami berharap koperasi masjid ini menjadi solusi bagi warga yang terdampak pinjaman online dan rentenir,” ujarnya.

Presiden ANGKASA Malaysia, Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, menjelaskan bahwa penguatan koperasi masjid berangkat dari semangat menghidupkan kembali fungsi masjid seperti pada masa Rasulullah SAW, yakni sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi umat.

Dalam kesempatan tersebut, ANGKASA menyerahkan dana infaq sebesar USD 3.000 atau sekitar Rp50 juta untuk mendukung operasional Koperasi Masjid Ash-Sholihin. Selain itu, ANGKASA bersama BAZNAS juga menyalurkan donasi kemanusiaan untuk penanganan bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat senilai RM 13.810 dan Rp5.400.000 melalui BAZNAS guna membantu pemulihan masyarakat terdampak.

Program pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi masjid ini turut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Andi Komarudin, pedagang bakso ikan keliling di wilayah Cisarua, mengaku bersyukur dapat memperoleh bantuan modal melalui koperasi.

Pimpinan Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dra. Ruri Badariyah Ramadanti, menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat solusi umat dan ruang kolaborasi lintas negara untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui penandatanganan MoU dan penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS dan ANGKASA berharap koperasi masjid dapat menjadi penggerak ekonomi umat serta memperluas dampak sosial yang berkelanjutan di masyarakat.**

Pos terkait