Baru Pulang Ibadah Haji, Lansia 67 Tahun Terlibat Kecelakaan Maut di Gresik

Kamis, 18 Jul 2024 11:29 WIB
Baru Pulang Ibadah Haji, Lansia 67 Tahun Terlibat Kecelakaan Maut di Gresik

Gresik | Brilian News.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur maut Km 28 Desa Larangan, Driyorejo, Gresik. Insiden ini melibatkan satu mobil Daihatsu Terios bernopol W 1532 PN yang dikendarai oleh Supoyo (67), warga Watugolong, Krian, Sidoarjo, dan empat sepeda motor. Kecelakaan ini menyebabkan enam orang mengalami luka serius pada hari Rabu, 17 Juli 2024, sekitar pukul 06.50 WIB.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media Brilian News.id dari tetangga pengemudi Terios tersebut, Supoyo baru saja pulang dari tanah suci setelah melaksanakan ibadah haji.

“Benar, mas. Pak Supoyo memang warga Watugolong sini. Beliau baru Selasa kemarin pulang haji,” jelas RkB, tetangga pengemudi Terios yang tidak ingin namanya dipublikasikan, Rabu (17/7/24).

Bacaan Lainnya

Kronologis kecelakaan bermula ketika mobil Daihatsu Terios yang dikemudikan oleh Supoyo melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut mengambil jalur terlalu kanan hingga melewati marka jalan, yang mengakibatkan benturan dengan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Yetik Kurniawati (45) dari arah berlawanan (barat ke timur).

Korban meninggal dunia, sempat terpental dan jatuh ke sungai depan perusahaan.

Setelah benturan pertama, mobil Daihatsu Terios tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh Bambang Eko Wahyudi (35). Benturan tersebut menyebabkan sepeda motor lain, Honda Beat yang dikendarai oleh Bintoro Adi Saputro (23) yang berboncengan dengan Moh Rizal Faizin (19), ikut terlibat dalam kecelakaan beruntun ini. Selanjutnya, mobil tersebut juga menabrak sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarai oleh Erfin Khoiri (37) yang membonceng Zainul Abidin (40).

Kecelakaan ini menyebabkan enam orang korban mengalami luka berat. Dari semua korban, Yetik Kurniawati (45) yang mengalami luka parah di bagian kepala setelah benturan pertama dengan mobil Terios tersebut hingga terpental dan jatuh ke sungai depan perusahaan, dikabarkan meninggal dunia. Sementara Bambang Eko Wahyudi mengalami luka di kaki kanan. Bintoro Adi Saputro dan Moh Rizal Faizin juga mengalami luka di kepala, serta Erfin Khoiri dan Zainul Abidin mengalami luka di kaki kanan dan bahu kiri.

Terpisah, Ipda Subagyo, Kanit Laka Polres Gresik, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa semua korban sudah dievakuasi.

“Semua korban sudah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit Petrokimia Driyorejo dan Rumah Sakit Umum Anwar Medika Balongbendo,” jelasnya, Rabu (17/7/24).

Semua korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Bambang Eko Wahyudi dibawa ke RS Petrokimia Driyorejo, sementara lima korban lainnya, yaitu Bintoro Adi Saputro, Moh Rizal Faizin, Erfin Khoiri, Zainul Abidin, dan Yetik Kurniawati dibawa ke RSU Anwar Medika Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *