SURABAYA – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengajak para tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi menjaga persatuan di tengah tantangan era digital.
BHS mengatakan, sosialisasi Empat Pilar tidak hanya menjadi kewajiban konstitusional anggota DPR RI, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan masyarakat.
“Harapannya nilai-nilai Empat Pilar dapat dipahami dan disebarluaskan kepada masyarakat sehingga menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya di Surabaya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 yang mengatur tugas anggota DPR RI dalam menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat.
Sosialisasi diikuti tokoh masyarakat Kota Surabaya dengan harapan mereka dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada warga di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, BHS menghadirkan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Dr. Darsono, dan anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso sebagai narasumber.
Dr. Darsono menilai perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan sosial yang sangat cepat sehingga diperlukan penguatan ideologi bangsa agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kembali semangat kebangsaan, terutama bagi generasi muda, serta memperkuat peran para pemimpin di tingkat RT, RW, hingga tokoh masyarakat dalam menjaga nilai-nilai persatuan.
Di sisi lain, Cahyo Harjo Prakoso menilai penguatan nilai Pancasila menjadi bekal penting bagi generasi Z dan milenial untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media digital.
Menurutnya, implementasi Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari akan memperkuat semangat gotong royong dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

