100 Hari Meninggalnya SF Keluarga Masih Menunggu hasil Kinerja Kepolisian

Senin, 20 Des 2021 13:29 WIB
100 Hari Meninggalnya SF Keluarga Masih Menunggu hasil Kinerja Kepolisian

Brilian°Gresik-Duka mendalam yang di rasakan oleh keluarga, masih sangat terasa di acara tahlilan mengenang 100 hari kematian pemuda tersebut minggu (19/12/2021).

acara yang di adakan oleh pihak keluarga tersebut, di niatkan untuk mendoakan sang anak yang meninggal dunia di depan PT.Titani Tenaru pada minggu dini hari (12/9/2021).

Bacaan Lainnya

kemudian pihak kepolisian dari polsek driyorejo melakukan olah TKP pada tanggal (23/9/2021), yang di ikuti oleh Ipda Tasmani sium kanitlantas polsek driyorejo. dan Aldion Eka nanda dari pihak jasa raharja.

Dari hasil olah TKP pihak keluarga masih kurang yakin penyebabnya adalah laka, dari situ pihak polsek melimpahkan peristiwa tersebut ke Polres Gresik. Hingga di lakukan upaya autopsi, pembongkaran makam pun di laksanakan (17/11/2021) dengan melibatkan dokter internal polri dan exsternal. Proses tersebut di lakukan secara tertutup pada pukul 08.45 waktu setempat.

Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz,SH,SIK,MSi, melalui kasat reskrim IPTU Wahyu Rizki Syahputro. jumat(17/12/2021) menegaskan proses ini masih terus berjalan dan masih kami dalami dari bukti yang ada dan keterangan para saksi, untuk hasil autopsi bukan kapasitas kami untuk menjelaskannya.

lanjut menjelaskan Gelar perkara untuk menyelidiki kematian SF, bocah asal Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik, sudah terlaksana Selasa (14/12) hari ini. Bertempat di Polda Jatim, polisi membeberkan sejumlah temuan. Kendati demikian, belum ada kepastian tentang penyebab kematian remaja 16 tahun itu. Rencananya, akan di adakan gelar perkara lanjutan. Cuma jadwalnya kita belum tau”. Keterang kasat reskrim kepada awak media di dalam ruang kerjanya.

Sujiadi (ayah korban), berharap kasus anak saya dapat segera terungkap kejadian yang sesungguhnya. “Dan saya melimpahkan penuh hasilnya kepada pihak kepolisian. Dan akan saya ikut semua prosedurnya hingga ke mana pun, hingga saya mendapatkan sebuah keadilan untuk anak saya”. Ujarnya sambil tersenyum dengan mata yang berkaca kaca.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *