Brilian•BANDUNG – Kesadaran warga menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran di kawasan permukiman Kota Bandung. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu api membesar sebelum melapor kepada petugas.
ㅤ
Kepala Bidang Pencegahan Disdamkarmatan Kota Bandung, Adhli Al-Afwan Izwar mengatakan, sebagian besar kebakaran justru berawal dari aktivitas sehari-hari di lingkungan rumah. Mulai dari penggunaan listrik yang tidak aman, kebocoran gas, hingga kebiasaan membakar sampah sembarangan.
ㅤ
“Kadang masyarakat baru menelepon kami ketika api sudah membesar. Padahal kalau pelaporan dilakukan lebih cepat, penanganan juga bisa lebih maksimal,” ujar Adhli dalam Sonanta Talkshow bersama PR FM bertajuk “Pencegahan Kebakaran Dimulai dari Kesadaran dan Kesiapsiagaan Masyarakat”, Selasa (26/5/2026).
ㅤ
Menurutnya, Disdamkarmatan Kota Bandung saat ini memiliki rata-rata response time sekitar 8 menit 39 detik. Angka tersebut bahkan lebih cepat dibanding standar waktu tanggap ideal dari Kementerian Dalam Negeri yang berada di angka 15 menit.
ㅤ
Untuk mendukung penanganan cepat, Disdamkarmatan Kota Bandung juga memiliki empat UPT yang tersebar di wilayah timur, utara, barat, dan selatan Kota Bandung. Meski begitu, upaya pencegahan tetap dianggap jauh lebih penting dibanding penanganan setelah kebakaran terjadi.
ㅤ
Adhli menuturkan, pihaknya kini lebih aktif melakukan edukasi dan pelatihan kebakaran ke sekolah, komunitas, hingga lingkungan RT dan RW. Tujuannya agar masyarakat memahami langkah pencegahan serta penanganan awal saat muncul tanda-tanda kebakaran.
ㅤ
Menjelang musim kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga September 2026, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Cuaca kering disebut dapat memicu kebakaran dari alang-alang maupun sampah kering di lingkungan sekitar.
ㅤ
Disdamkarmatan Kota Bandung turut membuka kesempatan bagi warga, sekolah, maupun komunitas yang ingin mengikuti pelatihan kebakaran secara resmi di kantor Disdamkarmatan Jalan Sukabumi, Kota Bandung.
ㅤ
Meski angka kejadian kebakaran di Kota Bandung disebut mengalami penurunan sekitar 18 persen dibanding tahun sebelumnya, kewaspadaan masyarakat tetap dinilai penting agar risiko kebakaran dapat terus ditekan.**(Ken)
Waspada Kebakaran Saat Kemarau, Warga Bandung Diminta Jangan Tunggu Api Membesar





