Brilian°Gresik– Cuaca di musim penghujan, banyak menimbulkan bencana banjir di banyak daerah dalam beberapa kurun waktu ini.
Hingga akhirnya hal tersebut membuat banyak pemikir dan pemangku wilayah dituntut untuk bergerak extra, guna mendapatkan solusi atas bencana banjir tersebut.
Seperti salah satunya adalah kegiatan pengerukan saluran air yang berada di depan perusahaan penyedap rasa, berlokasi di daerah Driyorejo Gresik Jum’at (11/1).
Nampak terlihat, para pekerja perusahaan melaksanakan proses pengerukan dengan menggunakan alat berat, untuk memperdalam dan membersihkan saluran air, guna memastikan guyuran air hujan dapat tertampung dengan maksimal.
Akan tetapi, kegiatan tersebut malah memunculkan reaksi seorang warga sekitar. Hingga akhirnya kegiatan tersebut terpaksa dihentikan.
Pasalnya, penghentian tersebut bukan tanpa sebab, warga merasa dirugikan dengan adanya pengerukan tersebut, yang memang sebelumnya belum ada koordinasi sama sekali.
“Maksud saya menghentikan pekerjaan tersebut, dikarenakan proses pengerukan mengakibatkan pondasi yang dibangun untuk selokan ambrol kurang lebih 4 atau 5 meteran mas. Makanya saya hentikan di lokasi tersebut, dan silakan melanjutkan di lokasi sebelahnya mas,” tandas warga sekitar yang enggan di sebutkan namanya,kepada awak media Brilian news.

Tidak hanya disitu saja, hal senada juga diungkapkan oleh salah satu perangkat dusun setempat, bahwasanya pengerjaan pengerukan ini tidak ada kordinasi maupun pemberitahuan sama sekali dengan pihak Dusun.
Guna mendapatkan kebenaran perihal tidak adanya koordinasi kegiatan pengerukan tersebut, awak media menghubungi Kepala Humas perusahaan.
Dalam keterangannya, Kepala Humas Perusahaan menjawab saat dikonfirmasi perihal pekerjaan pengerukan tersebut melalui pesan whastapp pribadinya.
“Sebentar mas saya cek dulu,” Jawab Kepala Humas Perusahaan.

Bahkan pasca dikonfirmasi perihal adanya pengerukan tersebut, tim Humas Perusahaan mendatangi lokasi, untuk memastikan prosedur pengerukan kepada pekerja di lapangan.





