Upaya Cegah Penularan, Lapas Bondowoso Intensifkan Kontrol Kesehatan Pasien TBC

Kamis, 20 Nov 2025 13:40 WIB
Upaya Cegah Penularan, Lapas Bondowoso Intensifkan Kontrol Kesehatan Pasien TBC

Brilian-news.id | Bondowoso – Dokter Ahli Muda Lapas Kelas IIB Bondowoso, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan kontrol kesehatan rutin terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terkonfirmasi positif Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemantauan kesehatan berkala yang bertujuan memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan sesuai standar medis (20/11).

Pemeriksaan dilakukan langsung oleh dr. Lionir, Dokter Ahli Muda Lapas Bondowoso, dengan didampingi oleh Kepala Regu Pengamanan (Karupam). Kehadiran pengamanan turut memastikan proses pemeriksaan berjalan aman, tertib, dan tetap mematuhi prosedur pelayanan kesehatan di dalam lapas bondowoso.

WBP yang terdiagnosis TBC telah ditempatkan di kamar isolasi khusus yang terpisah dari blok hunian umum. Penempatan ini bertujuan meminimalkan risiko penularan, sekaligus memungkinkan pasien menjalani perawatan yang lebih terfokus tanpa kontak langsung dengan warga binaan lainnya. Lingkungan isolasi juga dipastikan memenuhi standar kebersihan dan ventilasi yang memadai.

Bacaan Lainnya

Dalam pemeriksaan tersebut, dr. Lionir melakukan pengecekan kondisi fisik, evaluasi kepatuhan minum obat, serta pemeriksaan tanda-tanda klinis terkait perkembangan terapi. Selain pemantauan rutin, pihak lapas juga memberikan dukungan berupa peningkatan kualitas sanitasi, penyediaan masker, dan pengawasan nutrisi bagi pasien agar proses penyembuhan berjalan optimal.

dr. Lionir menjelaskan pentingnya kontrol berkala dalam terapi TBC. “Penanganan TBC membutuhkan pengawasan intensif dan disiplin dalam pengobatan. Kami memastikan WBP yang positif TBC mendapatkan pemantauan rutin agar perkembangan kesehatannya terus terukur dan potensi penularan dapat ditekan,” ungkapnya.

Pihak Lapas Kelas IIB Bondowoso menegaskan komitmen untuk menjaga kesehatan seluruh warga binaan melalui layanan kesehatan yang responsif dan terstruktur. Dengan penerapan isolasi ketat, kontrol rutin, dan edukasi kesehatan, lapas berharap mampu menciptakan lingkungan yang aman, bersih, serta bebas dari penyebaran penyakit menular.

Pos terkait