Toni Wijaya Harap INTI KRESNA Perkuat Pelayanan dan Keamanan Warga Bandung

Jumat, 9 Okt 2026 17:01 WIB
Toni Wijaya Harap INTI KRESNA Perkuat Pelayanan dan Keamanan Warga Bandung

Brilian•BANDUNG – Pemanfaatan teknologi digital dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung diharapkan semakin berkembang. Salah satunya melalui aplikasi INTI KRESNA yang diluncurkan Polrestabes Bandung untuk mendukung pengelolaan informasi intelijen dan deteksi dini potensi gangguan keamanan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi tersebut saat menghadiri peluncuran INTI KRESNA di Aula Polrestabes Bandung, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan itu dipimpin Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K., dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung bersama sejumlah pemangku kepentingan.

Bacaan Lainnya

Menurut Toni, penggunaan teknologi dalam mendukung tugas kepolisian merupakan langkah positif untuk meningkatkan kesiapan aparat menghadapi berbagai persoalan keamanan di tengah masyarakat.

Melalui sistem informasi yang lebih terkelola, potensi kerawanan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Aplikasi INTI KRESNA dirancang untuk mendukung tata kelola informasi intelijen berbasis digital dengan mengedepankan enam prinsip, yakni Komprehensif, Rahasia, Efektif, Sinergi, Nyata, dan Akuntabel.

Prinsip tersebut menjadi dasar pengembangan sistem yang diharapkan mampu membantu pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam mendukung pengelolaan informasi yang berkaitan dengan situasi keamanan wilayah.

Toni memandang bahwa inovasi teknologi tidak hanya penting bagi kebutuhan internal kepolisian. Manfaatnya juga diharapkan dapat dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan aparat.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi tetap membutuhkan dukungan komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Toni menilai, keamanan kota tidak dapat sepenuhnya bergantung pada kemampuan aparat. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan juga merupakan bagian penting dari upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Karena itu, ia berharap kehadiran INTI KRESNA turut memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat.

Kerja sama lintas sektor diperlukan agar informasi mengenai potensi gangguan keamanan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Selain mendukung deteksi dini, penggunaan teknologi digital diharapkan membantu kepolisian meningkatkan efektivitas koordinasi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

Toni berharap inovasi yang dikembangkan Polrestabes Bandung dapat terus memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Dengan dukungan teknologi, koordinasi pemerintah daerah, dan partisipasi warga, upaya menjaga kamtibmas di Kota Bandung diharapkan dapat berjalan semakin baik dan berkelanjutan.** (Ken)

Pos terkait