Brilian-news.id | BALI – Kapolsek Mengwi melaksanakan kegiatan tradisi mekotekan yang rutin dilaksanakan setiap hari raya Kuningan bertempat di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Sabtu (9/24) sekitar pukul 14.00 Wita.
Dalam kegiatan tersebut telah berlangsung tradisi mekotekan yang rutin dilaksanakan setiap hari raya Kuningan yang dipimpin oleh Kapolsek Mengwi Kompol Ketut Adnyana Tunggal Jaya, S.Sos., S.H., M.M., dan didampingi Kasat Intelkam Polres Badung AKP I Made Gede Segara Yasa, S.H.
Adapun Kegiatan diawali dengan persembahyangan di Pura Dalem Desa Adat Munggu menghaturkan sesaji sekaligus memohon keselamatan agar pelaksanaan ngerebeg mekotek berjalan lancar kondusif.
Selanjutnya para lelaki yang berusia antara umur 12 tahun hingga 40 tahun lebih mengenakan pakaian adat keliling desa membawa kayu pulet, yang kulitnya sudah dikupas setinggi 2 sampai 3,5 meter.
Kayu pulet itu nantinya diadu hingga membentuk sebuah piramida, kemudian akan dilaksanakan ngerebeg mengitari wewidangan Desa Adat Munggu.
“Tradisi ngerebeg mekotek atau biasa dikenal mekotek adalah kepercayaan masyarakat adat setempat untuk menolak bala sekaligus memohon keselamatan dan terkait peristiwa wabah atau gerubuk agung yang pernah melanda warga desa hingga menimbulkan korban jiwa,” tutur Kapolsek Mengwi.
“Mekotek juga sebagai simbol kemenangan bagi masyarakat Munggu saat pertempuran bersama pasukan kerajaan Mengwi dalam mempertahankan wilayah kekuasaan di Blambangan (Banyuwangi) kala itu pasukan Taruna Munggu berhasil pulang dengan kemenangan,” tambah Kapolsek.
Personel yang melakukan pelaksanaan pengamanan berjumlah 50 orang sebagai padal Ps. Kanit Lantas Polsek Mengwi I Nyoman Mustika, termasuk TNI-POLRI dan juga masyarakat Pecalang Desa Munggu sebanyak 32 personel.
Kegiatan tersebut berakhir pada pukul 16.15 Wita berjalan dalam keadaan tertib, aman dan lancar.





