Brilian•BANDUNG – Memasuki tahun kedua kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, arah pembangunan Kota Bandung mulai bergeser dari tahap penataan menuju fase penguatan dampak pembangunan. Hal tersebut disampaikan Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 20 Februari 2026.
ㅤ
Program Bandung Utama yang mengusung konsep Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis diarahkan agar manfaatnya semakin dirasakan hingga tingkat kewilayahan. Pada tahun pertama, pemerintah memprioritaskan pembenahan tata kelola serta penguatan basis data warga.
ㅤ
Melalui program Layanan Catatan Informasi RW (LACI RW), hampir 9.900 RT dihimpun sebagai sumber informasi sosial, lingkungan, hingga ekonomi masyarakat. Data tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan agar lebih tepat sasaran.
ㅤ
Pada awal kepemimpinannya, Kota Bandung menghadapi sejumlah persoalan mendasar seperti inflasi 2,69 persen, sekitar 112 ribu warga menganggur, lebih dari 18 ribu lampu PJU rusak, serta 27,2 persen rumah tangga belum memiliki septic tank standar. Persoalan sanitasi dan sampah menjadi prioritas penanganan sistematis.
ㅤ
Program Prakarsa Bandung Utama kemudian dijalankan sebagai implementasi di tingkat wilayah. Sepanjang 2025 program ini menjangkau 151 RW di 30 kecamatan dengan lebih dari 1.000 kegiatan dan realisasi anggaran mencapai 96 persen. Sebanyak 697 RW tercatat aktif menggerakkan pembangunan lokal termasuk penguatan kembali siskamling.
ㅤ
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan keluarga kelompok desil menengah atas bertambah hampir 5.000 keluarga dalam periode September 2025 hingga Februari 2026. Sementara pada sektor ketenagakerjaan lebih dari 5.200 warga berhasil ditempatkan bekerja melalui pelatihan, job fair, magang hingga penempatan luar negeri.
ㅤ
Memasuki tahun kedua, Pemkot Bandung menetapkan tiga pilar utama yaitu pembangunan infrastruktur strategis, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan ketenagakerjaan melalui target 5.000 sertifikasi kompetensi setiap tahun dan perlindungan pekerja rentan.
ㅤ
Farhan menegaskan tahun pertama merupakan fase menata fondasi, sedangkan tahun kedua menjadi fase perluasan dampak agar manfaat pembangunan benar-benar terasa hingga tingkat RT dan RW.**
Tahun Kedua Kepemimpinan, Farhan Mulai Fokus Perluas Dampak Pembangunan Bandung





