Silaturahmi dengan Muhammadiyah, Kang Asmul Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Selasa, 17 Des 2024 18:01 WIB
Silaturahmi dengan Muhammadiyah, Kang Asmul Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Brilian •BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., atau yang akrab disapa Kang Asmul, menghadiri acara silaturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung di Kantor PDM Muhammadiyah, Kamis (19/12/2024) malam. Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan kota dibahas, mulai dari kesehatan mental hingga pengelolaan proyek infrastruktur.

Pimpinan Muhammadiyah menyampaikan sejumlah masalah, seperti ketiadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kota Bandung, dampak proyek galian kabel optik, dan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Menanggapi hal ini, Kang Asmul menegaskan bahwa DPRD Kota Bandung telah menjadikan isu-isu tersebut sebagai fokus kerja.

Pembentukan BPBD Kota Bandung

Bacaan Lainnya

Salah satu isu yang dibahas adalah pembentukan BPBD Kota Bandung, yang menurut Kang Asmul saat ini tengah menjadi prioritas DPRD. “Kami sedang menggodok struktur OPD agar BPBD Kota Bandung segera terbentuk. Ini penting mengingat kerawanan bencana yang ada di Kota Bandung,” jelasnya. Ia menargetkan pembentukan BPBD rampung dalam waktu dekat.

Masalah Proyek Galian Kabel

Terkait keluhan proyek galian kabel optik di 31 ruas jalan, Kang Asmul menyatakan telah meminta penghentian sementara pengerjaan proyek yang dikelola PT Bandung Infra Investama (BII). “Proyek ini bertujuan menata kabel-kabel yang sebelumnya semrawut, tetapi pelaksanaannya mengecewakan. Kami kecewa karena ada korban akibat kelalaian kontraktor,” tegasnya.

Kang Asmul juga berkomitmen untuk terus memantau proyek tersebut agar pengerjaannya sesuai standar keamanan dan tidak menimbulkan korban lagi.

Perda Perlindungan Perempuan dan Keluarga

Dalam pertemuan ini, Kang Asmul juga memaparkan bahwa DPRD Kota Bandung tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Perda) terkait perlindungan perempuan dan keluarga. Ia menilai Perda ini sangat penting karena keluarga merupakan fondasi dalam mencetak generasi penerus bangsa.

“Keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi yang unggul. Oleh karena itu, kami dorong Perda ini sebagai inisiatif DPRD,” ujarnya.

Ajakan Kolaborasi

Menutup pertemuan, Kang Asmul mengajak Muhammadiyah dan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun Kota Bandung. Ia juga mengingatkan bahwa pada awal 2025, Kota Bandung akan memiliki pemimpin baru yang memerlukan dukungan semua pihak untuk mengawal pembangunan kota.

“Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, sangat penting untuk menciptakan Bandung yang lebih baik ke depan,” tutupnya.**

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *