PKTD Desa Jatidowo Fokus Normalisasi Sungai, Libatkan Warga Setempat

Senin, 27 Apr 2026 16:59 WIB
PKTD Desa Jatidowo Fokus Normalisasi Sungai, Libatkan Warga Setempat

Brilian-news.id | Tulungagung — Pemerintah Desa Jatidowo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung melaks anakan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan kegiatan pembersihan dan normalisasi aliran sungai di wilayah RT 01 RW 03.

Program ini menjadi langkah strategis desa dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan PKTD tersebut melibatkan puluhan warga setempat yang secara langsung bekerja membersihkan bantaran sungai, mengangkat sedimen, serta merapikan aliran air agar tetap lancar.

Bacaan Lainnya

Selain bertujuan mencegah potensi banjir, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga kebersihan lingkungan desa.

Kepala Desa Jatidowo, Saipul Munip, S.Ag, menyampaikan bahwa program PKTD menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana desa yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Melalui program Padat Karya Tunai Desa ini, kami tidak hanya fokus pada perbaikan lingkungan, tetapi juga memberikan kesempatan kerja kepada warga. Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, normalisasi sungai menjadi prioritas karena selama ini aliran air di wilayah tersebut kerap mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan sampah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan aliran air kembali lancar sehingga dapat mengurangi risiko genangan saat musim hujan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja. Warga yang terlibat terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembersihan hingga penataan bantaran sungai.

Salah satu warga mengaku senang bisa ikut serta dalam program tersebut. Selain membantu memperbaiki lingkungan, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

Pemerintah Desa Jatidowo berharap kegiatan PKTD ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, program serupa akan terus diupayakan sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan masyarakat.

(Lam)

Pos terkait