Perkuat Pembinaan Keagamaan, Lapas Bondowoso Libatkan Tutor Sebaya dan Mahasiswa Magang

Selasa, 18 Nov 2025 11:59 WIB
Perkuat Pembinaan Keagamaan, Lapas Bondowoso Libatkan Tutor Sebaya dan Mahasiswa Magang

Brilian-news.id | BONDOWOSO – Lapas Kelas IIB Bondowoso, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan kegiatan Pembinaan Baca Simak Al-Qur’an bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Masjid Al-Ikhwan Lapas Bondowoso. Program ini diikuti oleh 14 orang warga binaan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan di Lapas (18/11).

Kegiatan ini turut didampingi oleh mahasiswa magang dari Universitas Ibrahimy Situbondo, yang membantu pelaksanaan baca simak menggunakan metode Qiroati. Kehadiran mahasiswa magang mendukung kegiatan yang sebelumnya telah berjalan secara mandiri di Lapas bondowoso.

Pembinaan Baca Simak Al-Qur’an telah berjalan sebelumnya melalui penerapan metode Qiroati dengan pola tutor sebaya, yaitu warga binaan yang sudah memiliki sertifikat Qiroati membimbing sesama WBP. Dengan adanya tambahan pendamping dari mahasiswa magang, proses pembinaan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan terpantau.

Bacaan Lainnya

Setiap warga binaan mengikuti kegiatan secara bergantian dengan mendapatkan koreksi langsung dari tutor sebaya maupun mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai jadwal pembinaan yang telah disusun oleh Seksi Pembinaan.

Mamatrono, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Bondowoso, menyampaikan, “Kegiatan Pembinaan Baca Simak Al-Qur’an ini sudah berjalan sebelumnya dengan pendampingan tutor sebaya, yaitu warga binaan yang telah memiliki sertifikat Qiroati. Dengan hadirnya mahasiswa magang dari Universitas Ibrahimy Situbondo, proses pembinaan semakin terbantu dan dapat berjalan lebih optimal.”

Dengan adanya mahasiswa magang ini diharapkan kegiatan Pembinaan Baca Simak Al-Qur’an dapat memberikan hasil yang lebih maksimal. Mamatrono berharap pendampingan tambahan ini mampu meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an warga binaan, sekaligus memperkuat peran tutor sebaya, sehingga pembinaan keagamaan dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat ketika mereka bebas nanti.

Pos terkait