Pemkot Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet, Perkuat Kolaborasi Atasi Banjir dan Jaga Ekosistem

Rabu, 28 Mei 2025 17:50 WIB
Pemkot Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet, Perkuat Kolaborasi Atasi Banjir dan Jaga Ekosistem

Brilian•BANDUNG — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meresmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet yang berlokasi di Jalan Ciporeat, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Selasa, 27 Mei 2025. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah nyata untuk mengatasi banjir, memperkuat ketahanan lingkungan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian alam.

Farhan menegaskan bahwa pembangunan kolam retensi Ciporet bukan hanya proyek fisik, melainkan bagian dari upaya kolektif memperkuat ketangguhan warga Bandung, khususnya di wilayah timur yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

“Kita sedang membangun ketangguhan warga, bukan hanya infrastruktur. Ini kolaborasi—BBWS, provinsi, OPD, dan masyarakat. Kita juga ingin kolam ini jadi ruang edukasi dan ekonomi,” ujar Farhan.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kawasan perbukitan seperti Manglayang dan Tangkubanparahu sebagai penjaga alam Bandung. Dalam visi pelestarian ini, Farhan melarang pembangunan yang menghalangi pandangan ke arah gunung serta mendorong konservasi sebagai kesadaran budaya.

Untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan, Pemkot Bandung membentuk Koperasi Merah Putih yang akan memberdayakan masyarakat sekitar. Selain itu, Farhan juga meminta DSDABM, DLH, dan DPKP membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sederhana guna menanggulangi limbah usaha rumah tangga di kawasan tersebut.

“Kita bangun IPAL bersama. Bukan hanya menegur, tapi hadir dengan solusi,” tegasnya.

Kepala DSDABM Kota Bandung, Didi Ruswandi, menambahkan bahwa proyek ini adalah solusi menyeluruh. Selain menampung air, kolam ini juga berfungsi untuk memulihkan vegetasi dan memberdayakan warga.

“Kolam ini harus jadi percontohan pengelolaan ruang yang kolaboratif,” ujar Didi, sambil mengapresiasi semua pihak yang terlibat, termasuk BBWS dan Pemprov Jabar.

Dukungan juga datang dari DPRD Kota Bandung. Anggota Komisi III, AA Abdul Rozak, menyatakan kolam retensi Ciporet adalah milik bersama dan harus dijaga masyarakat.

“Ini ruang belajar, ruang hidup. Kami akan terus dukung upaya Pemkot dalam menanggulangi banjir,” kata Rozak.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Penjabat Sekda, anggota DPRD, Forkopimcam, serta warga sekitar yang menyambut antusias kehadiran ruang hijau terpadu ini.**

Pos terkait