Brilian-news.id | MADIUN – Lapas Kelas I Madiun terus berupaya meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan mengoptimalkan area layanan kunjungan sebagai sarana promosi dan pemasaran produk hasil karya warga binaan kepada masyarakat dan keluarga pengunjung.
Kegiatan pemasaran tersebut berlangsung di area kunjungan Lapas I Madiun dengan menampilkan berbagai produk unggulan hasil pembinaan kemandirian warga binaan. Produk yang dipasarkan di antaranya tempe, keripik tempe, bakso, minuman kopi dari Barista Jeruji Kopi, hingga sejumlah produk olahan lainnya yang mendapat perhatian dari para pengunjung.
Suasana area kunjungan tampak lebih hidup dengan hadirnya stan produk warga binaan yang tertata rapi dan menarik. Para pengunjung yang datang tidak hanya memanfaatkan waktu untuk bertemu keluarga, tetapi juga dapat melihat langsung hasil karya dan keterampilan warga binaan yang telah dibina selama menjalani masa pidana.
“Melalui layanan kunjungan ini, kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa warga binaan juga memiliki kemampuan dan keterampilan yang produktif. Produk-produk yang dipasarkan merupakan hasil pembinaan kerja yang selama ini terus kami tingkatkan kualitasnya,” ujar Nurma Yuliati, Kabid Kegiatan Kerja.
Program pemasaran produk ini juga menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Lapas I Madiun dalam menciptakan pembinaan yang produktif, kreatif, dan bernilai ekonomis. Dengan memanfaatkan area layanan kunjungan sebagai media promosi, Lapas I Madiun berharap produk hasil karya warga binaan dapat semakin dikenal masyarakat sekaligus memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan berkembang menjadi pribadi yang lebih mandiri.





