Brilian-news.id | Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus tunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan pemindahan 16 Warga Binaan ke Lapas Kelas IIB Tuban. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis dalam upaya penguatan pengamanan dan pengendalian Warga Binaan di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (19/5).
Proses pengeluaran Warga Binaan dari sel blok hunian dilaksanakan pada saat aktivitas Warga Binaan berlangsung, sehingga proses tersebut dapat disaksikan oleh Warga Binaan lainnya sebagai bentuk pembelajaran dan peringatan bagi seluruh Warga Binaan agar selalu menaati tata tertib serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Dalam pelaksanaannya, pemindahan ini juga melibatkan sinergi dengan TNI. Pengawalan ketat dilakukan oleh personel TNI bersama petugas Lapas Pemuda Madiun untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga tiba di Lapas Tuban.
Selain sebagai langkah penguatan keamanan dan ketertiban, pemindahan ini juga diharapkan mampu memberikan efek jera kepada Warga Binaan lain agar tidak melakukan pelanggaran maupun tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan lapas.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kondusivitas lapas.
“Keamanan dan ketertiban merupakan prioritas utama. Pemindahan ini menjadi bagian dari langkah pembinaan sekaligus penegakan aturan agar seluruh Warga Binaan memahami pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap tata tertib yang berlaku,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Lapas Pemuda Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung optimalisasi proses pembinaan Warga Binaan.





