Mencari Kreco Dibekas Galian C, Remaja Asal Bulusari Malah Berujung Maut

Kamis, 7 Jul 2022 01:58 WIB
Mencari Kreco Dibekas Galian C, Remaja Asal Bulusari Malah Berujung Maut

Brilian°Pasuruan || Warga Bulusari kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan dikejutkan dengan adanya seorang yang meninggal dunia terpleset kedalam bekas galian C, di Dusun Jurang Pelen Tegalan, Rabu 06/07.

Sugiono remaja asal Dusun Jurang Pelen Tegalan ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.30 wib. Diketahui pertama kali adalah keponakannya dan adik kandungnya.

”Saat itu Saya dan kerabat mencari burung di area persawahan, sekilas saya melihat kakak yang cari kreco untuk pakan bebek di kolam bekas galian C, kok mencurigakan akhirnya saya mendatangi Cak Sugiono, aku dekati kakak tergelincir dan tenggelam, saya sempet menceburkan diri namun tidak kami temukan, karena kami tidak bisa berenang memang untuk kedalamannya saja 3,5meter, sehingga kami panggil Pak RT untuk minta pertolongan warga lainnya, “ungkap saksi.

“Atas laporan tersebut warga berdatangan mencari korban, satu jam kemudian pencarian korban baru bisa di temukan,”terang Pak RT setempat.

Tak lama di temukan, ambulan desa Bulusari datang dan membawa jasat korban ke rumah duka karena atas permintaan keluarga tidak mau diotopsi di rumah sakit.

“Sempat dicek, dan memang sudah tidak bernafas. Kemudian dicek lagi oleh bidan untuk memastikan bahwa dia ini benar-benar sudah meninggal dunia apa tidak,” ujar salah satu Perangkat Desa.

Pada saat tim media mengkonfirmasu sekdes Bulusari kec,Gempol kab,Pasuruan. Ari Hariyanto ditempat kejadian untuk meminta komentar dan menjelaskan bahwa kejadian ini adalah murni sebuah musibah.

“Kejadian ini memang murni musibah dan pihak keluarga juga tidak mau diotopsi Sehingga, Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan di saksikan Sekdes Bulusari, Pak RT dan Pak RW, yang berisi persetujuan untuk tidak melakukan tindakan hukum apapun pasca insiden itu,” imbuhnya.

Begitu juga dengan penjelasan petugas kepolisian dari Polsek Gempol setelah melakukan olah TKP juga menjelaskan, “Betul, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mau dilakukan otopsi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gempol Iptu Khoirul Anam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *