Kuliner Bandung Kian Mendunia, TasteAtlas Taruh di Posisi 34 Kota Terbaik Dunia

Senin, 6 Apr 2026 21:22 WIB
Kuliner Bandung Kian Mendunia, TasteAtlas Taruh di Posisi 34 Kota Terbaik Dunia

Brilian•BANDUNG – Nama Kota Bandung kembali mencuri perhatian di panggung internasional setelah masuk dalam daftar 100 kota kuliner terbaik dunia versi TasteAtlas. Dalam pemeringkatan terbaru itu, Bandung menempati posisi ke-34 dan berhasil menegaskan diri sebagai salah satu destinasi rasa yang diperhitungkan di tingkat global.

Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi dunia kuliner Bandung yang selama ini dikenal kaya rasa, kreatif, dan dekat dengan budaya jajan masyarakatnya. Bukan hanya wisata belanja atau kota singgah akhir pekan, Bandung kini semakin kuat dikenal sebagai kota dengan identitas kuliner yang khas dan beragam.

TasteAtlas sendiri merupakan platform ensiklopedia kuliner daring yang memetakan makanan tradisional, bahan lokal, hingga tempat makan autentik dari berbagai negara. Daftar kota kuliner terbaik dunia mereka disusun dari penilaian publik terhadap makanan khas dan pengalaman rasa yang melekat pada masing-masing kota.

Bandung mendapat tempat terhormat berkat sederet sajian yang sudah lama akrab di lidah masyarakat, seperti batagor, cireng, nasi kuning, mie kocok, hingga serabi. Makanan-makanan tersebut dinilai menjadi representasi kuat dari kekayaan rasa yang tumbuh di Bandung dan Jawa Barat.

Tidak hanya makanan, keberadaan warung legendaris, kedai tradisional, hingga pelaku usaha kuliner lokal juga ikut memperkuat posisi Bandung dalam daftar tersebut. Perpaduan rasa tradisional dan inovasi yang terus berkembang membuat kota ini memiliki daya tarik tersendiri di mata penikmat kuliner.

Masuknya Bandung ke peringkat 34 dunia menjadi dorongan positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pengakuan global seperti ini dapat memperkuat citra Bandung sebagai salah satu tujuan wisata kuliner unggulan di Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk semakin dikenal luas.

Di sisi lain, pencapaian ini juga menjadi pengingat bahwa kekuatan kuliner tidak hanya bertumpu pada rasa, tetapi juga pada konsistensi kualitas, kebersihan, pelayanan, dan kemampuan berinovasi. Jika hal itu terus dijaga, bukan tidak mungkin Bandung akan melangkah lebih tinggi dalam pemeringkatan serupa di masa mendatang.

Dengan prestasi ini, Bandung sekali lagi menunjukkan bahwa daya tarik kota tidak hanya lahir dari suasana dan kreativitas warganya, tetapi juga dari kekayaan rasa yang hidup di meja makan, warung kaki lima, hingga tempat-tempat kuliner legendaris yang terus bertahan dari waktu ke waktu.**

Pos terkait