Komisi III DPRD Bandung Dorong Penataan JPO Lebih Aman dan Inklusif

Senin, 2 Feb 2026 17:09 WIB
Komisi III DPRD Bandung Dorong Penataan JPO Lebih Aman dan Inklusif

Brilian•BANDUMG – Komisi III DPRD Kota Bandung mendorong penataan jembatan penyeberangan orang atau JPO agar lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion penataan JPO yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Bandung di Hotel Grand Preanger Bandung, Senin, 2 Februari 2026.

FGD tersebut menghadirkan Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung Agus Hermawan bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi III sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Agus Hermawan menyampaikan bahwa JPO tidak lagi dipandang sekadar sarana penyeberangan, melainkan ruang publik vertikal yang harus dirancang dengan orientasi keselamatan dan kenyamanan.

Menurutnya, penataan JPO yang baik dapat mendorong budaya berjalan kaki sekaligus memperkuat citra Kota Bandung sebagai kota ramah pejalan kaki dan destinasi wisata.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan surat permohonan serah terima JPO dari pihak swasta kepada Pemerintah Kota Bandung.

FGD menjadi momentum pendataan sejumlah JPO yang hingga kini belum diserahkan, terutama yang masa perjanjian kerja samanya telah berakhir.

Penataan dan pemanfaatan JPO sebagai aset daerah dinilai membuka peluang optimalisasi layanan publik serta potensi peningkatan pendapatan daerah.

Komisi III DPRD Kota Bandung menekankan agar prioritas penataan JPO difokuskan pada kawasan pendidikan, pusat keramaian, dan koridor transportasi umum.

Selain itu, sinergi antar perangkat daerah dan koordinasi dengan pemerintah pusat dinilai penting, terutama untuk JPO di ruas jalan nasional.

Sejumlah persoalan JPO eksisting yang disoroti meliputi akses belum ramah difabel, minim pencahayaan, vandalisme, hingga desain yang tidak kontekstual.

Komisi III menegaskan akan terus memantau proses penataan JPO agar berjalan terukur dan partisipatif demi menjamin keselamatan publik.**

Pos terkait