Komisi I DPRD Kota Bandung Dorong Respons Cepat Pemkot Hadapi Sampah dan Pengangguran

Kamis, 15 Jan 2026 22:28 WIB
Komisi I DPRD Kota Bandung Dorong Respons Cepat Pemkot Hadapi Sampah dan Pengangguran

Brilian•BANDUNG – Komisi I DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandung untuk mengevaluasi program tahun 2025 sekaligus membahas rencana kerja tahun 2026. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Bandung, Kamis, 15 Januari 2026.

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro, dan dihadiri Anggota Komisi I Dudy Himawan, Mochammad Ulan Surlan, serta Ahmad Rahmat Purnama. Dari pihak eksekutif, hadir Kepala Bapperida Kota Bandung Anton Sunarwibowo beserta jajaran.

Dalam rapat tersebut, Susanto menekankan bahwa Pemerintah Kota Bandung harus bergerak cepat dalam merespons berbagai persoalan masyarakat di era digital. Menurutnya, masyarakat kini mampu menilai secara langsung sejauh mana keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan masalah publik.

Ia menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi ancaman serius di Kota Bandung. Menurut Susanto, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh satu atau dua OPD, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor dan political will yang kuat dari pemerintah daerah.

Selain sampah, Susanto juga menyinggung pentingnya efektivitas program pelatihan warga. Ia menilai pelatihan harus diarahkan pada pemberdayaan ekonomi yang konkret, termasuk menghubungkan warga dengan jejaring usaha yang telah berjalan, agar berdampak langsung terhadap penurunan pengangguran dan kemiskinan.

Anggota Komisi I Dudy Himawan menegaskan bahwa persoalan sampah dan kemacetan masih menjadi dua isu utama yang terus muncul dalam berbagai survei tentang Kota Bandung. Ia meminta Bapperida dan OPD terkait memperkuat koordinasi agar status darurat sampah tidak kembali terulang.

Sementara itu, Ulan Surlan menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung jika Bandara Husein Sastranegara kembali diperkuat dengan penerbangan internasional. Menurutnya, Kota Bandung harus siap menyambut tamu dan wisatawan dengan infrastruktur yang nyaman dan memadai.

Ahmad Rahmat menambahkan, pengelolaan sampah perlu diarahkan hingga tingkat rumah tangga dan RW agar menumbuhkan kesadaran serta inisiatif warga. Ia mencontohkan pengelolaan bank sampah berbasis komunitas sebagai solusi jangka panjang.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Bapperida Kota Bandung Anton Sunarwibowo memastikan bahwa perencanaan pembangunan ke depan akan diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan, misi pembangunan Kota Bandung akan diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, sosial, dan ekonomi berbasis kewilayahan.

Rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya DPRD Kota Bandung untuk memastikan perencanaan pembangunan daerah benar-benar menjawab persoalan riil masyarakat serta menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.**

Pos terkait