Brilian-news.id | TULUNGAGUNG – Di sebuah pagi yang cerah di Pendopo Kabupaten Tulungagung, suasana penuh haru dan syukur menyelimuti acara syukuran haji tahun 1445/2024 M pada Selasa (6/8/2024).
Para jamaah haji yang baru pulang berkumpul bersama keluarga, siap untuk mengungkapkan rasa syukur mereka atas kelancaran ibadah haji yang baru saja mereka laksanakan.
Heru Suseno, Pj Bupati Tulungagung, berdiri di depan tamu jamaah haji dengan senyum hangat.
“Ketika para calon jamaah haji berangkat, kami berharap mereka dapat kembali ke Tulungagung sebagai haji mabrur,” katanya dengan suara penuh hangat. “Syukur alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul kembali dalam acara syukuran Jamaah Haji,” katanya disela ungkapan saat pidato.
Di tengah kerumunan, banyak wajah yang berseri-seri dan mata yang berkaca-kaca. Heru melanjutkan, “Kami menyambut ribuan jamaah haji yang telah kembali dalam keadaan sehat. Meski ada yang meninggal di tanah suci dan beberapa yang masih dirawat, mari kita doakan mereka. Yang wafat semoga mendapat tempat yang mulia dan yang sakit segera sembuh,” tambahnya.
Heru kemudian meminta para jamaah untuk mendoakan kelancaran Pilkada tahun ini di Kabupaten Tulungagung. “Doa dari bapak dan ibu sangat berarti. Semoga Pilkada tahun ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang hebat untuk lima tahun ke depan,” ujarnya dengan penuh harap.
Di sisi lain dari pendopo, Makrus Manan, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, berbicara dengan penuh kebanggaan.
“Acara syukuran ini adalah bentuk rasa syukur jamaah yang telah melaksanakan ibadah haji dengan sempurna,” jelasnya.
“Tujuan utama dari syukuran haji ini adalah menjaga kemabruran para jamaah dengan terus berbuat baik kepada masyarakat Tulungagung,” terang Makrus sapaan akrabnya.
Makrus melanjutkan dengan memaparkan data yang telah mereka kumpulkan.
“Sebanyak 1.199 orang berangkat ke Tanah Suci, namun tujuh jamaah meninggal dunia di sana. Tiga jamaah pulang lebih awal dan dua orang masih dirawat di rumah sakit. Sehingga, total jamaah yang telah pulang kembali adalah 1.190 orang,” paparnya.
Meski acara berlangsung lancar, Makrus mengingatkan bahwa evaluasi dan perbaikan tetap diperlukan. “Kami selalu terbuka menerima masukan dari para jamaah haji untuk meningkatkan pelayanan, mulai dari pendaftaran hingga kepulangan,” tambahnya.
Acara syukuran ini menjadi momen berharga bagi para jamaah haji dan masyarakat Tulungagung. Cerita kemabruran haji yang telah mereka capai diharapkan bisa terus dijaga dan membawa kebaikan bagi semua. Di antara tawa, tangis, dan doa, syukur dan harapan menyelimuti seluruh pendopo, menandai kembalinya para haji dengan hati yang penuh berkah.





