Brilian-news.id | Tulungagung – Guyub tukun terlihat sore itu di Masjid Al Azhar desa Tenggur, kecamatan Rejotangan – Tulungagung, yang mana masyarakatnya tumpah ruah dalam kegiatan reliji dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H, yaitu dengan bahu membahu melaksanakan kegiatan buka bersama (bukber).
Kegiatan ini nampak beda dengan kegiatan buka bersama yang lazim dilaksanakan kelompok masyarakat lainnya, betapa tidak, kegiatan Iki dilaksanakan selama duapuluh (20) hari terhitung dari puasa hari kedua, yang puncaknya adalah hari ini, Rabu (11/3).
Pada kesempatan itu Kepala Desa Tenggur menyampaikan apresiasi positifnya terhadap kegiatan yang di gelar sejak tahun 2016 silam.
” Tentunya kami selalu pemangku kebijakan dalam pemerintahan desa Tenggur sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan masyarakat Tenggur, Masjid Al Azhar ini sebagai saksi akan kekompakan ide kreatif masyarakat desa Tenggur,” ucapnya.
Untuk selanjutnya silahkan berkoordinasi dengan ketua panitia, bapak Nurhadi, beliau yang lebih memahami segala sesuatunya,” tegasnya.
Waktu yang sama, ketua panitia, Nurhadi yang merupakan ketua panitia saat dikonfirmasi menuturkan, kegiatan tersebut dimulai sejak hari kedua puasa Ramadhan 2026.
“Banyak rangkaian kegiatan yang telah kami lakukan, mulai tadarus, tausiyah keagamaan biasanya seperti kultum (kuliah tujuh menit) sejak hari kedua puasa Ramadhan saat ini,” tuturnya.
Selanjutnya, ia menjelaskan berapa jumlah hadirin dan darimana sejumlah makanan dan minuman yang disajikan setiap hari dan selama 20 hari tersebut.
“Terhitung mulai hari pertama setiap harinya tak kurang 200 orang yang berpartisipasi datang, data ini dari ibu-ibu yang menyiapkan makanan dengan menghitung jumlah porsi yang disediakan, jika ingin tahu darimana sumber dana atau makanan dari mana, makanan dan minuman yang tersedia berasal dari partisipasi orang yang ingin bersedekah dan berbagi baik berupa dana cash ataupun berupa bahan makan juga berupa makanan siap saji, untuk diketahui pula, bahwa sampai kemarin kami mendapat bantuan kambing sebanyak 20 ekor kambing yang siap untuk dimasak,” terangnya.
Lebih lanjut Nurhadi menginformasikan pula bahwa kegiatan itu merupakan inisiatif dari masyarakat yang disambut baik oleh pihak pemerintahan desa.
“Bukan pemerintahan desa memberikan bantuan, tetapi secara personal Mbah Lurah atau perangkat desa memberikan sesuatu apabila dalam pelaksanaan setiap hari ada kekurangan, ini murni inisiatif masyarakat Tenggur sejak dulu yang puncak dari acara bukber Ramadhan 1447 H hari ini ada rangkaian santunan anak yatim yang berjumlah 8 anak kurang beruntung. Kami mempunyai konsep donasi langsung, jadi bantuan diluar panitia masih ada lagi bantuan berupa uang dari partisipan untuk kedelapan anak yatim tersebut dan alkhamdulillah dari masing- masing anak bisa menerima 4 juta rupiah,” lanjutnya.
“Dan harapan kami semoga yang telah kami lakukan ini bisa memberikan berkah pada kami semua, mempertebal iman, bisa lebih mempererat silaturahmi antar warga desa dan lebih mempertebal ukuwah islamiyah serta semoga niat baik kami ini bisa menjadikan tauladan atau contoh pada generasi Islam berikutnya dan bisa menginspirasi kelompok masyarakat yang lain, karena memang menurut saya acara semacam ini bagus senyampang tidak ada penekanan dan tidak ada unsur keterpaksaan, ” harapan ketua panitia Nurhadi yang juga merupakan ketua ranting NU desa Tenggur.
(Lam)





