Je’ Ben Sroben Mele Bedhek, Ma’le Ta’ Tamba Budduh

Senin, 14 Nov 2022 20:34 WIB
Je’ Ben Sroben Mele Bedhek, Ma’le Ta’ Tamba Budduh

Brilian°Blater – Benya’en bedhek se beredar e kalangan masyarakat ngakibatagi reng bini’ bingong se meleah ma’le muannah poteh otabeh se mangken viral se ekocak glowing.

Anging je’ sampe’ sala mele bedhek, sa bisa bisa benni poteh tor glowing se ekaolle, tapeh mala jun celleng tor budduh.

Nyikapin ajriah, Aliansi Madura Indonesia (AMI), nglaporagin bedhek se amerek LC Beauty se benyak ejuel nanging ade’ ijinnah derrih Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), se nyebbebagi muanah se nganggui rosak.

Bacaan Lainnya

“Tojuen utama AMI denna’ riah yeh ariah nglaporagin bedhek LC Beauty, polanah benyak laporan ke sengko’, mun nggangui riah bisa ma’ar ben rosak, bahkan gelle’ petugassah ngocak kiyah mun lakar bedhek se esambih riah tak terdaftar,” enca’en Kaconk Baihaki se deddih ketua AMI, se marenah agabei laporan de’ BPOM (14/11).

Kaconk Baihaki jugen nambaagi, mander BPOM dulih nyikapin bedhek riah, mun parloh alamattah, abe’en siap ngateragin sampek ke pabrik’en sE bedeh e Lamongan.

 

Terjemahan :

 

Banyaknya peredaran kosmetik di kalangan masyarakat, mengakibatkan para wanita khususnya bingung untuk memilih dan menentukan pilihannya agar menjadikan wajahnya putih merona atau yang biasa disebut glowing.

Namun dalam hal ini, jangan sampai salah pilih, bukannya malah putih yang didapat, melainkan malah malah bisa menjadikan wajah rusak jika sampai kita tidak jeli untuk memilih kosmetik.

Atas dasar itulah, Aliansi Madura Indonesia (AMI) membuat laporan atas temuan bahwasanya ada kosmetik dengan merk LC Beauty yang kini banyak beredar, namun tidak mengantongi izin dari Balai Pengawasan Obat dan Pangan (BPOM), yang mampu menyebabkan pemakainya wajahnya menjadi rusak.

“Tujuan kami datang kesini adalah melaporkan kosmetik dengan merk LC Beauty, karena banyaknya laporan yang kami terima bahwasanya pemakainya menyebabkan menjadi memar dan merah, bahkan hal tersebut tadi juga ditandaskan oleh petugas BPOM bahwasanya memang betul tidak terdaftar,” tandas Baihaki Akbar selaku ketua umum AMI, usai membuat laporan di BPOM (14/11).

Dirinya juga menambahkan, bahwasanya BPOM harus segera mengambil tindakan tegas terhadap pabrik pembuat kosmetik ini, bahkan Baihaki siap mendampingi dan mengantarkan ke tempat tujuan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *