Brilian News.id – Kecelakaan lalu lintas kerap dipandang sebagai peristiwa individual yang terjadi di jalan raya. Namun jika dilihat dari jumlah korban secara global, kecelakaan lalu lintas justru menjadi salah satu persoalan keselamatan paling mematikan dan berlangsung setiap hari.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 1,19 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia. Selain itu, antara 20 hingga 50 juta orang mengalami cedera nonfatal, sebagian di antaranya mengalami kecacatan permanen.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan dengan kematian akibat bencana alam yang secara rata-rata tahunan jauh lebih rendah, meski bencana besar seperti gempa bumi, tsunami atau badai dapat menimbulkan korban dalam jumlah sangat besar dalam waktu singkat.
Perbedaannya terletak pada pola kejadiannya. Bencana alam biasanya menjadi perhatian publik karena terjadi dalam satu peristiwa besar dan terkonsentrasi di wilayah tertentu. Sementara korban kecelakaan lalu lintas muncul setiap hari, tersebar di berbagai jalan dan wilayah, sehingga skalanya kerap tidak terlihat sebagai sebuah persoalan yang sama besarnya.
WHO bahkan mencatat kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian bagi kelompok usia 5 hingga 29 tahun. Kelompok rentan lainnya, seperti pejalan kaki dan pengendara sepeda motor, juga memiliki risiko tinggi menjadi korban.
Besarnya angka tersebut membuat keselamatan jalan tidak semata menjadi persoalan kepolisian atau pengguna jalan. Infrastruktur, kondisi kendaraan, perilaku berkendara, penegakan hukum, hingga kecepatan respons terhadap korban turut menentukan tingkat keselamatan di jalan.
Di Indonesia, persoalan tersebut juga menjadi perhatian karena tingginya aktivitas kendaraan dan mobilitas masyarakat. Setiap kecelakaan bukan hanya meninggalkan korban jiwa, tetapi juga dapat menimbulkan dampak ekonomi dan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan.
Jika bencana alam dapat dipetakan berdasarkan wilayah dan potensi ancamannya, kecelakaan lalu lintas memiliki karakter berbeda. Ancaman tersebut hadir hampir setiap kali seseorang menggunakan jalan.
Karena itu, kecelakaan lalu lintas patut dipandang sebagai persoalan keselamatan publik yang membutuhkan pencegahan secara terus-menerus.





