Farhan Soroti Isu Kebocoran Data, Pemkot Bandung Pilih Perketat Kehati-hatian

Rabu, 8 Apr 2026 21:08 WIB
Farhan Soroti Isu Kebocoran Data, Pemkot Bandung Pilih Perketat Kehati-hatian

Brilian•BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menanggapi isu kebocoran data yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia mengaku khawatir potensi kebocoran justru terjadi di tingkat pusat, mengingat kasus serupa juga dilaporkan muncul di sejumlah kota lain di Indonesia.

Menurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung tidak tinggal diam menghadapi situasi tersebut. Pemkot, kata dia, terus melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat serta pengelola pusat data nasional untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan data masyarakat.

Farhan juga menegaskan bahwa Pemkot Bandung bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan ada tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Ia menyebut kerja sama dengan kepolisian penting agar kebocoran data tidak dianggap sebagai persoalan sepele.

Di tingkat daerah, Pemkot Bandung menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan data. Salah satu langkah yang dilakukan adalah tidak menyimpan data secara mandiri, melainkan hanya mengumpulkan data yang kemudian diserahkan ke pusat data nasional.

Menurut Farhan, langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan informasi masyarakat sekaligus membatasi potensi risiko penyalahgunaan data di lingkungan pemerintah daerah. Ia menegaskan, posisi Pemkot Bandung lebih pada pengumpul data, bukan penyimpan utama.

Selain itu, Farhan mengatakan pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses pengumpulan data dilakukan secara transparan. Ia menekankan bahwa masyarakat yang memberikan data harus berada dalam kondisi sadar, memahami prosesnya, dan melakukannya secara sukarela.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa isu kebocoran data kini tidak hanya menjadi persoalan teknis, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap tata kelola informasi. Karena itu, prinsip kehati-hatian dinilai menjadi langkah penting agar perlindungan data masyarakat tetap terjaga.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran publik, Pemkot Bandung memilih bersikap waspada sambil terus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait. Sikap ini diambil agar setiap potensi gangguan terhadap keamanan data dapat diantisipasi lebih dini dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.**

Pos terkait