Farhan Ingatkan Kepedulian Sosial saat Idulfitri, Kemiskinan di Bandung Jadi Perhatian

Sabtu, 21 Mar 2026 17:43 WIB
Farhan Ingatkan Kepedulian Sosial saat Idulfitri, Kemiskinan di Bandung Jadi Perhatian

Brilian•BANDUNG – Momentum Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, untuk mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di tengah masih adanya ketimpangan ekonomi.

Pesan tersebut disampaikan Farhan dalam sambutan sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 21 Maret 2026.

Dalam suasana khidmat, Farhan mengajak masyarakat untuk tidak hanya merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadan.

Ia juga mengajak warga merefleksikan kembali kondisi sosial di sekitar, terutama masih adanya masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Menurut Farhan, hingga saat ini masih terdapat sekitar 100 ribu warga Kota Bandung yang hidup dalam kondisi miskin dan miskin ekstrem.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya melihat langsung kondisi warga yang sangat memprihatinkan. Tidak cukup hanya dengan bantuan, tetapi mereka membutuhkan kesempatan untuk hidup lebih baik,” ujarnya.

Farhan juga mengungkapkan, sekitar 7,4 persen angkatan kerja produktif di Kota Bandung masih belum mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, tingkat ketimpangan ekonomi yang tercermin dari gini rasio mencapai angka 0,42 atau lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Ia menilai, persoalan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan ekonomi tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja.

Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan lembaga sosial.

Dalam konteks tersebut, Farhan menekankan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemerataan ekonomi.

“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi sosial agar kekayaan tidak hanya berputar di kelompok tertentu,” katanya.

Farhan mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai titik awal untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.

Ia berharap, semangat kebersamaan setelah Ramadan dapat menjadi energi untuk membantu sesama dan membuka kesempatan hidup yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan.

Dengan kepedulian bersama, kesejahteraan di Kota Bandung diharapkan dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.**

Pos terkait