Eiger Climbing Center: Mencetak Generasi Atlet Panjat Tebing Dunia

Rabu, 20 Nov 2024 06:00 WIB
Eiger Climbing Center: Mencetak Generasi Atlet Panjat Tebing Dunia

Brilian•BANDUNG – EIGER Adventure terus berinovasi mendukung olahraga panjat tebing di Indonesia melalui Eiger Climbing Center (ECC). Sejak berdiri pada 2001, ECC telah menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat yang berpotensi bersinar di kancah internasional.

Menurut Mamay S. Salim, penasihat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan Senior Advisor EIGER, ECC pertama kali diluncurkan bersamaan dengan pembukaan Flagship Store EIGER di Cihampelas, Bandung. “Kami juga memulai kompetisi nasional Eiger Independence Climbing Competition saat itu, dan lokasi ini menjadi yang pertama dengan fasilitas dinding panjat dan gimnasium internasional di Indonesia,” ujarnya.

Kini, fasilitas dinding panjat EIGER tersedia di berbagai kota, termasuk Bandung, Bali, Makassar, Jakarta, dan Surabaya. Renovasi terkini di Flagship Store Jalan Sumatera, Bandung, menjadikannya salah satu fasilitas terbaik di tanah air.

Bacaan Lainnya

Panjat Tebing untuk Semua Usia

Galih Donikara, Advisor ECC, menjelaskan bahwa program pembinaan di ECC dirancang untuk berbagai usia dan kebutuhan, mulai dari rekreasi hingga prestasi. “Kami memiliki lebih dari 100 murid aktif di empat kota berbeda. Metode pengajaran kami melibatkan kurikulum khusus untuk membimbing pemula menuju tingkat prestasi,” katanya.

Selain pembinaan rutin, ECC menyelenggarakan Eiger Climbing Series, kompetisi tahunan di berbagai kota untuk mencari bibit unggul atlet muda. Tahun ini, ajang tersebut digelar di Surabaya, Bandung, Bali, Makassar, Yogyakarta, Palembang, dan Manado.

Puncak Kompetisi di Bandung

Sebagai puncak rangkaian kompetisi, putaran final Eiger Climbing Series 2024 diadakan di Bandung pada 19-20 November. Sebanyak 65 peserta usia 10-13 tahun dari berbagai daerah bersaing di kategori Lead dan Speed World Record Kids.

“Kompetisi ini bukan hanya ajang pembuktian bakat, tetapi juga bagian dari komitmen EIGER untuk mendukung perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia,” kata Galih.

Olahraga ini kini semakin populer setelah menjadi cabang Olimpiade dan menyumbangkan emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Dengan dukungan ECC, diharapkan lahir lebih banyak atlet panjat tebing kelas dunia dari tanah air.**

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *