Brilian•BANDUNG – Pimpinan DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan Buahbatu Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027, Rabu, 4 Februari 2026.
ㅤ
Dalam forum tersebut, Edwin menegaskan pembangunan Kota Bandung tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menilai sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bandung menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
ㅤ
Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmana, Camat Buahbatu Edi Junaidi, para lurah, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Buahbatu.
ㅤ
Edwin menjelaskan Musrenbang memiliki dasar hukum yang kuat, namun yang paling penting adalah implementasi kebijakan yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga.
ㅤ
Ia juga menyoroti pentingnya keadilan dalam penetapan pagu indikatif anggaran di tingkat kewilayahan. Menurutnya, pagu tidak seharusnya dipukul rata tanpa mempertimbangkan luas wilayah, jumlah penduduk, serta kompleksitas persoalan di masing-masing kelurahan.
ㅤ
Edwin mencontohkan adanya kelurahan dengan jumlah penduduk tinggi dan persoalan sosial seperti stunting yang membutuhkan alokasi anggaran lebih proporsional.
ㅤ
Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi dan pengurangan dana transfer pusat, ia berharap hasil Musrenbang tetap dikawal agar program prioritas masyarakat dapat direalisasikan secara optimal.
ㅤ
DPRD Kota Bandung, tegasnya, berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan yang adil dan berkelanjutan demi kesejahteraan warga.**
Edwin Senjaya Soroti Keadilan Anggaran pada Musrenbang Buahbatu





