dr Agung: Pengabdian Mahasiswa Harus Hadirkan Dampak Nyata di Tengah Masyarakat

Minggu, 25 Jan 2026 13:11 WIB
dr Agung: Pengabdian Mahasiswa Harus Hadirkan Dampak Nyata di Tengah Masyarakat

Brilian•BANDUNG – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, menilai program pengabdian kepada masyarakat memiliki peran strategis dalam membentuk kepekaan sosial mahasiswa sekaligus membantu menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga. Menurutnya, pengabdian masyarakat tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tanpa keberlanjutan.

Hal tersebut disampaikan dr. Agung saat menjadi narasumber kegiatan Upgrading Pengabdian Mahasiswa BEM KM Universitas Pasundan yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Grow to Make an Impact: Bergerak Bersama untuk Perubahan”.

Dalam paparannya, dr. Agung menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya berperan sebagai pelajar, tetapi juga penjaga nilai dan nurani sosial. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, kata dia, harus dibawa ke tengah masyarakat untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, masih banyak program pengabdian masyarakat yang tidak memberikan dampak signifikan karena minim tindak lanjut setelah kegiatan berakhir. Hubungan antara mahasiswa dan masyarakat kerap terputus, sementara masalah yang ada tetap tidak terselesaikan.

Menurut dr. Agung, pengabdian masyarakat seharusnya dimulai dari pemahaman atas kebutuhan nyata warga. Mahasiswa dituntut untuk merancang solusi yang relevan, kontekstual, serta melibatkan masyarakat sebagai subjek aktif, bukan sekadar objek kegiatan.

Selain sebagai agen perubahan, dr. Agung juga menekankan peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dan calon pemimpin masa depan. Melalui pengabdian masyarakat, mahasiswa dapat belajar menyampaikan kritik secara beradab, berbasis data, serta mengawal layanan publik agar berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

Ia menambahkan, keberhasilan pengabdian masyarakat tidak diukur dari seberapa viral kegiatan tersebut, melainkan dari perubahan perilaku warga, terbentuknya sistem yang berkelanjutan, serta kemampuan masyarakat melanjutkan program secara mandiri.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur Pemerintah Kota Bandung dan dihadiri pimpinan Universitas Pasundan, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.**

Pos terkait