DPRD NasDem Kota Probolinggo Fasilitasi Penyaluran PIP bagi Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu

Selasa, 16 Des 2025 16:13 WIB
DPRD NasDem Kota Probolinggo Fasilitasi Penyaluran PIP bagi Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu

PROBOLINGGO – Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Partai NasDem menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada sejumlah pelajar dari keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu keberlanjutan pendidikan siswa agar tidak terhambat faktor ekonomi. 16/12

Penyaluran PIP ini menyasar pelajar tingkat sekolah dasar hingga menengah yang telah terdata sebagai penerima bantuan pendidikan dari pemerintah pusat. Bantuan diberikan dalam bentuk dana pendidikan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah, seperti perlengkapan belajar, seragam, hingga biaya penunjang pendidikan lainnya.

Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Partai NasDem menyampaikan bahwa PIP merupakan program strategis pemerintah dalam menjaga akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, masih banyak pelajar di daerah yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi, sehingga program ini harus benar-benar tepat sasaran.

Bacaan Lainnya

“PIP ini hadir untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah. Kami di DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal agar bantuan ini sampai kepada mereka yang memang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses pengusulan dan penyaluran PIP dilakukan berdasarkan data dan verifikasi agar tidak terjadi penyimpangan. DPRD, kata dia, berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah pusat dalam memperjuangkan hak pendidikan warga.

Sejumlah orang tua siswa penerima bantuan mengaku bersyukur atas bantuan PIP tersebut. Mereka menilai bantuan ini cukup meringankan beban biaya pendidikan, terutama bagi keluarga dengan penghasilan tidak menentu.

Selain penyaluran bantuan, DPRD dari Partai NasDem juga mengimbau pihak sekolah dan wali murid agar memanfaatkan dana PIP sesuai peruntukannya, serta tidak ragu melaporkan jika menemukan kendala dalam proses pencairan.

Melalui program ini, DPRD Kota Probolinggo berharap angka putus sekolah dapat ditekan, sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Pitric Ferdianto

Pos terkait