DPRD Bandung Soroti RKPD 2027 agar Lebih Menyentuh Kebutuhan Warga

Senin, 2 Feb 2026 17:48 WIB
DPRD Bandung Soroti RKPD 2027 agar Lebih Menyentuh Kebutuhan Warga

Brilian•BANDUNG – DPRD Kota Bandung menegaskan pentingnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD Tahun 2027 sebagai arah strategis pembangunan kota agar benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Bandung Tahun 2027 yang digelar di Hotel Grandia, Bandung, Senin, 2 Februari 2026.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, menyampaikan bahwa RKPD tidak boleh dipahami sekadar agenda tahunan, tetapi harus menjadi instrumen utama dalam menjawab persoalan perkotaan.

Menurutnya, pengurangan tingkat pengangguran dan penurunan angka kemiskinan perlu ditempatkan sebagai prioritas substantif, bukan hanya target administratif.

DPRD mendorong agar penyusunan RKPD 2027 dilakukan dengan pendekatan yang terukur, lintas sektor, dan berbasis wilayah agar kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran.

Dalam upaya menekan pengangguran, penguatan penciptaan lapangan kerja produktif melalui UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor jasa perkotaan dinilai perlu diprioritaskan.

Selain itu, program pelatihan kerja diharapkan terhubung langsung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri serta tidak bersifat seremonial.

Sinkronisasi antara pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan pasar kerja juga dinilai penting, termasuk melalui peran SMK, Balai Latihan Kerja, dan kolaborasi dengan sektor swasta.

Sementara dalam upaya pengurangan kemiskinan, DPRD menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan melalui bantuan sosial semata.

Transformasi dari perlindungan sosial menuju pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dinilai perlu menjadi arah utama dalam RKPD 2027.

DPRD Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penyusunan RKPD 2027 agar menjadi dokumen perencanaan yang inklusif, realistis, dan berpihak kepada rakyat.**

Pos terkait