Brilian-news.id | Tulungagung,-Guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif antara pengusaha dan pekerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penyusunan peraturan perusahaan pada Rabu (21/7/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Mina Joglo dan diikuti oleh perwakilan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tulungagung.
Sekretaris Disnaker Tulungagung, Agus Pamungkas, M.Si, mewakili Kepala Disnaker Agus Santoso, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif dan meningkatkan stabilitas perekonomian daerah.
“Bimbingan teknis ini menjadi langkah awal agar pengusaha mampu menyusun peraturan perusahaan yang mencakup hak dan kewajiban kedua belah pihak, tata tertib perusahaan, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3),” jelas Agus Pamungkas.
Melalui bimtek ini, para peserta diharapkan mampu memahami proses penyusunan peraturan perusahaan yang baik dan sesuai ketentuan, termasuk tentang mekanisme pengesahan dan pendaftaran.
Hal ini penting untuk menjamin kepastian hukum dalam pelaksanaan hubungan kerja dan menjadi sarana perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
Menurut Agus, hubungan industrial yang sehat berawal dari kenyamanan kerja yang tercipta melalui pemenuhan hak normatif pekerja, jaminan kebebasan berorganisasi, dan perlindungan syarat-syarat kerja.
“Pekerja merupakan mitra penting perusahaan dalam proses produksi. Jika mereka sejahtera, maka perusahaan pun akan berkelanjutan, dan pada akhirnya berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Tulungagung secara umum,” imbuhnya.
Adapun narasumber teknis yang membimbing peserta dalam kegiatan ini antara lain Agus Pamungkas dan Eko Arsih Yuniastuti dari Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, serta Roy Kristono dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Mereka memaparkan materi seputar proses pengesahan peraturan perusahaan dan pendaftaran perjanjian kerja, termasuk contoh-contoh praktik terbaik dalam implementasinya di lapangan. (lmd)





