Bambang Haryo Kritik Aturan Sekoci Kemenhub: ‘Di Laut Mau Naik Sepeda Air?’

Jumat, 9 Okt 2026 10:28 WIB
Bambang Haryo Kritik Aturan Sekoci Kemenhub: ‘Di Laut Mau Naik Sepeda Air?’
Sumber foto: Dok. Istimewa

MAKASSAR — Kebijakan baru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang membatasi jumlah penumpang kapal berdasarkan kapasitas sekoci menuai kritik tajam dari kalangan parlemen. Aturan yang baru berjalan sepekan ini dinilai memangkas kapasitas angkut transportasi laut dan menyulitkan masyarakat kepulauan.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menilai pembatasan tersebut merugikan masyarakat bawah yang menggantungkan mobilitasnya pada kapal laut. Hal itu ia sampaikan saat meninjau Pelabuhan Makassar, Kamis (8/10/2026).

“Ini sudah diberlakukan, sehingga jumlah penumpang yang terangkut di semua transportasi penumpang laut itu menjadi menurun kurang lebih antara 10 sampai 20 persen,” kata Bambang.

Bambang menegaskan bahwa masyarakat yang bepergian antarpulau tidak memiliki alternatif moda transportasi lain seperti di darat. “Yang lebih dirugikan adalah masyarakat. Kalau di laut mau naik apa, Pak? Sepeda air? Ya enggak bisa,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan fokus keselamatan yang hanya menitikberatkan pada sekoci. Padahal, keselamatan pelayaran internasional seperti SOLAS dan IMO memperbolehkan penggunaan liferaft yang terbukti lebih cepat dalam proses evakuasi darurat.

“Kalau pakai liferaft tinggal cek, lima detik nyemplung semua. Ini, dengan orang yang lebih dari lima orang, 10 orang, untuk menurunkan sekoci bisa 20-30 menit,” ujar Bambang seraya meminta pemerintah mempertimbangkan ulang aturan tersebut.

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala KSOP Utama Makassar Jon Kenedi mengonfirmasi bahwa regulasi terkait penumpang saat ini memang sedang masuk tahap evaluasi kembali oleh instansi berwenang.

“Jadi ada beberapa kebijakan yang dievaluasi kembali, aturan-aturan itu akan dievaluasi kembali. Terkait dengan penumpang, saat ini sedang dilakukan evaluasi,” jelas Jon.

Meskipun demikian, Jon memastikan operasional di Pelabuhan Makassar tetap berjalan aman di bawah pengawasan ketat. “Selama ini kondusif. Mudah-mudahan kondusif, mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” pungkasnya.

Pos terkait