Anggota DPR-RI Bambang Haryo Sebut KITB Telah Memenuhi Syarat Industri Terintegrasi

Sabtu, 15 Mar 2025 04:57 WIB
Anggota DPR-RI Bambang Haryo Sebut KITB Telah Memenuhi Syarat Industri Terintegrasi

Batang – Anggota Komisi VII DPR-RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Jumat (14/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, BHS menyampaikan apresiasi atas perkembangan infrastruktur KITB yang dinilai telah memenuhi syarat sebagai kawasan industri terintegrasi.

Menurut BHS, kawasan industri di Batang memiliki keunggulan strategis karena sudah dilengkapi pelabuhan dan akses jalan tol yang memadai. Kondisi ini berbeda dengan kawasan serupa di Subang, Jawa Barat, yang berjarak cukup jauh dari pelabuhan dan bandara.

“Kawasan industri Batang sudah dilengkapi pelabuhan dan jalan tol, sehingga benar-benar menjadi kawasan industri terintegrasi,” ujar politisi Partai Gerindra ini kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, BHS juga menilai posisi strategis KITB yang berada tepat di tengah Pulau Jawa memberikan kemudahan logistik bagi kebutuhan industri nasional. Lokasi ini dinilai efektif dalam mendistribusikan produk ke berbagai wilayah Jawa, tempat sekitar 70-75 persen populasi Indonesia berada.

“Dengan posisi strategis ini, hasil produksi dari kawasan industri Batang bisa cepat terserap pasar domestik, termasuk distribusi lewat jalur laut yang juga sangat cepat,” tegasnya.

Dalam kunjungannya, BHS juga mengungkapkan potensi KITB sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang meliputi industri, logistik, serta pariwisata. KITB juga diproyeksikan dapat menyerap sekitar 250.000 tenaga kerja dengan upah minimum regional (UMR) sekitar Rp 2,3 juta.

“Biaya operasional yang murah dengan fasilitas yang memadai akan menjadikan KITB sebagai pilihan menarik bagi investor dibandingkan kawasan industri di kota besar lain,” lanjutnya.

BHS juga menambahkan bahwa KITB sudah dilengkapi fasilitas gas dengan harga subsidi pemerintah sebesar 6 USD, menjadikannya sangat kompetitif. Saat ini, dari total luas kawasan 4.300 hektare, tahap pertama dan kedua telah terjual habis, dan kini KITB memasuki tahap ketiga seluas 800 hektare.

Sementara itu, Direktur Utama PT KITB, Ngurah Wirawan, menyampaikan apresiasi kepada BHS atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Ia berharap kunjungan ini mampu mendorong pemerintah menciptakan situasi yang lebih kondusif, khususnya dalam hal penciptaan lapangan kerja baru di Batang.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah, DPR, dan KITB mampu terus menarik investasi, sehingga membantu mengurangi pengangguran dan mendukung pengentasan kemiskinan di daerah,” pungkas Ngurah Wirawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *