Brilian°Kajian – Sholat wajib lima waktu setiap hari tidak boleh ditinggalkan oleh setiap umat Muslim.
Meskipun sakit, sholat harus tetap dikerjakan. Seperti diketahui, sudah ada aturan keringanan dalam mengerjakan sholat apabila seseorang tidak mampu melaksanakan dengan berdiri.
Selain itu, pelaksanaan sholat di awal waktu juga disebut lebih baik. Ternyata ada ulama yang justru mengerjakan sholat di akhir waktu.
Gus Baha menjelaskan bahwa ada maksud tersendiri mengapa ada ulama yang mengerjakan sholat di akhir waktu.
“Memang ada ulama yang sanad sholatnya di akhir waktu, sebagai pengingat bahwa sholat di awal waktu tidaklah wajib. Itu tujuannya,” kata Gus Baha.
Gus Baha kemudian menyampaikan bahwa meskipun memang sholat di awal waktu lebih baik, namun sebaiknya tidak semua sholat dikerjakan setiap awal waktu.
Pasalnya, sholat yang seluruhnya dikerjakan di awal waktu justru dapat menimbulkan masalah.
“Mengabadikan ilmu bahwa sholat di awal waktu tidaklah wajib. Meskipun ya lebih baik di awal waktu, kita sepakat,” tutur Gus Baha.
“Tapi masalahnya jika semua sholat di awal waktu, lama-lama sholat akan dianggap problem,” sambungnya.
Selanjutnya, Gus Baha memberikan contoh masalah yang timbul karena sholat yang dikerjakan di awal waktu.
“Misal ada orang memiliki bayi, ibu-ibu punya bayi sedang menyusui, baru dua sedotan lalu terdengar adzan, ibunya lari sholat, walah, kacau semua,” ungkap Gus Baha.
“Tapi barokahnya adanya waktu ikhtiar (waktu longgar), ‘saya susui seperempat jam setengah jam lagi pasti nanti sudah tidur’. Toh waktu dzuhur masih tersisa dua jam,” imbuhnya.





