Tingkatkan Mutu Layanan Makanan, Lapas Bondowoso Laksanakan Inspeksi Higiene dan Sanitasi

Jumat, 28 Nov 2025 13:31 WIB
Tingkatkan Mutu Layanan Makanan, Lapas Bondowoso Laksanakan Inspeksi Higiene dan Sanitasi

Brilian-news.id | Bondowoso – Dokter Lapas Kelas IIB Bondowoso, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, dr. Lionir melaksanakan pemeriksaan higiene dan sanitasi di Dapur Sehat Lapas Bondowoso. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh proses pengolahan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berjalan sesuai standar kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada kebersihan area dapur, kelengkapan serta sterilitas peralatan, dan kesehatan para petugas yang terlibat dalam pengolahan makanan (28/11).

Kegiatan ini diikuti oleh dokter, staf Keswat, staf pengolah makanan, Korver dapur, kader kesehatan, serta empat orang peserta magang. Dalam inspeksi tersebut, aspek pertama yang menjadi perhatian adalah kebersihan area dapur, meliputi lantai, dinding, langit-langit, ventilasi, hingga pengelolaan sampah. Upaya ini bertujuan mencegah kontaminasi makanan dan meminimalkan risiko munculnya hama yang dapat membahayakan kesehatan para penghuni Lapas Kelas IIB Bondowoso. Selain itu, dokter memastikan bahwa lingkungan kerja dapur telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan.

Aspek berikutnya adalah sanitasi peralatan, termasuk alat masak, alat makan, serta area kerja yang digunakan dalam proses pengolahan. dr. Lionir memeriksa apakah peralatan dibersihkan secara rutin menggunakan sabun dan disinfektan, serta disimpan dengan benar agar tetap steril. Langkah ini merupakan bagian penting dalam menjamin bahwa makanan yang dihasilkan aman dan bebas dari risiko kontaminasi.

Bacaan Lainnya

Pemeriksaan juga mencakup higiene personal petugas, baik staf maupun warga binaan yang bertugas di dapur. Dokter mengecek ketertiban penggunaan alat pelindung diri (APD) serta kondisi kesehatan umum para petugas. Penilaian ini penting untuk memastikan bahwa mereka berada dalam kondisi prima dalam menjalankan prosedur pengolahan makanan bagi seluruh WBP.

Tidak hanya itu, dr. Lionir turut meninjau proses pengolahan bahan makanan, mulai dari pemilihan dan penanganan bahan baku, teknik memasak, hingga prosedur distribusi dan penyajian makanan. Seluruh tahapan harus dilaksanakan secara higienis agar kualitas makanan tetap terjamin. Pemeriksaan ini bertujuan mencegah potensi penyakit yang bersumber dari makanan serta memastikan hak WBP untuk memperoleh makanan yang sehat, bersih, dan layak konsumsi.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi bimbingan dan arahan terkait pentingnya penerapan higiene dan sanitasi dalam pengolahan makanan sehari-hari. Acara kemudian diakhiri dengan pembagian vitamin kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan mereka. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kualitas layanan makanan di Lapas Kelas IIB Bondowoso semakin meningkat dan sesuai standar yang berlaku.

Pos terkait