Brilian-news.id | Madiun – Lapas Kelas I Madiun menggelar kegiatan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) yang dirangkai dengan tradisi pembaretan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Angkatan Tahun 2025 sebagai upaya membentuk aparatur pemasyarakatan yang tangguh, berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa korsa yang kuat. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi PNS baru sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan Pemasyarakatan, pada 25-26 Juni 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan di Monumen Kresek, Kabupaten Madiun. Lokasi yang sarat akan nilai sejarah tersebut dipilih sebagai titik awal untuk menanamkan semangat perjuangan, pengabdian, serta loyalitas kepada bangsa dan negara. Dalam pembukaan, seluruh peserta menerima arahan mengenai pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan kekompakan sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lingkungan Pemasyarakatan.
Usai pembukaan, para peserta mengikuti long march sejauh kurang lebih 20 kilometer menuju Lapas Kelas I Madiun. Perjalanan tersebut tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Berbagai medan yang dilalui, mulai dari jalan beraspal, tanjakan, hingga jalur pedesaan, menjadi tantangan yang harus ditaklukkan dengan semangat pantang menyerah.
Di sela perjalanan, peserta juga mengikuti sejumlah pos pembinaan yang telah disiapkan panitia. Pada setiap pos, mereka mendapatkan materi sekaligus diuji pemahamannya mengenai berbagai aspek Pemasyarakatan, mulai dari tugas dan fungsi petugas pemasyarakatan, nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, kode etik pegawai, hingga wawasan kebangsaan dan kedisiplinan. Metode ini diharapkan mampu memperkuat pengetahuan sekaligus membangun karakter PNS agar siap menghadapi dinamika tugas di lapangan.
Puncak kegiatan ditandai dengan tradisi pembaretan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun, Fajar Nur Cahyono. Dalam suasana yang penuh khidmat, baret dikenakan kepada para PNS Angkatan 2025 sebagai simbol telah selesainya proses pembinaan sekaligus peneguhan komitmen untuk mengabdi dengan penuh integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas I Madiun, Fajar Nur Cahyono, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS Angkatan 2025 yang telah berhasil menyelesaikan rangkaian Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) hingga prosesi pembaretan. Ia mengaku bangga atas semangat, ketangguhan, dan kerja keras yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti seluruh tahapan kegiatan.
“Selamat kepada seluruh PNS Angkatan 2025 yang telah menyelesaikan rangkaian Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin hingga prosesi pembaretan. Saya bangga atas semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan. Jadikan momen ini sebagai awal pengabdian dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, profesionalisme, serta menjaga nama baik institusi Pemasyarakatan,” ujar Kalapas Kelas I Madiun, Fajar Nur Cahyono.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan tugas di lingkungan Pemasyarakatan akan terus berkembang sehingga setiap pegawai harus senantiasa meningkatkan kompetensi, menjaga kekompakan, dan memegang teguh nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas tim dan semangat untuk saling mendukung dalam menjalankan tugas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Semangat kebersamaan yang terbangun selama perjalanan hingga prosesi pembaretan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarsesama pegawai sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Pemasyarakatan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama, dilanjutkan dengan ucapan selamat dari jajaran pimpinan dan seluruh pegawai kepada PNS Angkatan 2025 yang telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pembinaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun berharap para PNS baru mampu menjadi insan Pemasyarakatan yang tangguh, profesional, berintegritas, serta siap mengemban amanah dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan secara optimal demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik.





