SURABAYA – Hasil pelatihan ekonomi kreatif berbasis kriya di Kabupaten Sidoarjo harus memicu hadirnya unit usaha baru di tengah masyarakat. Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menekankan pentingnya keberlanjutan program agar peserta pelatihan mampu bertransformasi menjadi wirausahawan mandiri.
Pernyataan tersebut disampaikan BHS saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Kriya di Surabaya, Sabtu (24/10/2026). Sebanyak 70 peserta ambil bagian dalam program kerja sama antara Komisi VII DPR RI dan Kementerian Ekonomi Kreatif yang ditujukan untuk memacu kemandirian ekonomi daerah.
“Diharapkan dari bimtek-bimtek yang dilakukan atas inisiatif DPR RI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif ini bisa diterima oleh masyarakat dan dimanfaatkan secara maksimal, sehingga memunculkan ekonomi-ekonomi baru,” kata Bambang Haryo.
BHS menambahkan, akselerasi skala bisnis UMKM memerlukan sokongan penuh dari segi akses permodalan, kemudahan izin, hingga sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Guna menjamin efektivitas program, DPR RI bersama kementerian terkait siap menerjunkan tim pemantau untuk mengukur dampak ekonomi jangka panjang di Sidoarjo.
“Setelah itu mereka tentu melakukan usahanya, pengembangan, dan sebagainya. Nanti kita monitoring di beberapa waktu yang akan me datang apakah manfaatnya besar sekali terhadap ekonomi yang ada di Sidoarjo,” tutur Bambang Haryo.
Potensi kriya daerah ini juga diakui oleh Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Amir Hamzah. Menurutnya, karya kriya asal Sidoarjo memiliki daya saing tinggi dan telah menembus pasar global.
“Kita mengharapkan menggali potensi yang sudah ada. Potensi di Sidoarjo ini sangat besar, kriyanya. Produknya sudah diakui Indonesia bahkan dunia,” puji Amir.
Menanggapi kolaborasi pusat, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Sidoarjo, Rudi Setiawan, menyatakan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk menyelaraskan program pelatihan ini dengan rencana kerja pemerintah daerah.
“Harapannya dengan sinkronisasi dan kolaborasi itu semakin meluaskan kembali, semakin membesarkan kembali pelaku UMKM maupun ekonomi kreatif yang ada di Sidoarjo,” tegas Rudi.





