Brilian°Nganjuk – Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, SMA Negeri 3 Nganjuk kembali hadir dengan gebrakan positif lewat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar serentak bersama sekolah-sekolah lain di Jawa Timur. Mengusung konsep daring melalui Zoom, kegiatan ini resmi dimulai pada Senin (14/07) hingga Jumat (18/07), dan disambut penuh semangat oleh 396 peserta didik baru.
Mengusung tema “RAMAH” singkatan dari Ramah, Edukatif, Inklusif, Partisipatif, dan Adaptif MPLS tahun ini menjadi simbol transformasi pendidikan yang lebih humanis. Tidak sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga mengajak siswa menjunjung tinggi nilai-nilai anti perundungan, semangat persatuan, dan kewaspadaan terhadap ancaman seperti judi online dan pinjaman ilegal yang kian marak.
“Kami ingin peserta didik merasa aman, nyaman, dan tumbuh bersama. MPLS adalah titik awal untuk membentuk karakter, bukan sekadar formalitas,” ungkap Pujianto, S.Sos., M.E., Kepala SMAN 3 Nganjuk.
Suasana penuh kehangatan semakin terasa saat beliau secara simbolis menyerahkan bantuan kepada siswa baru. Wajah-wajah bahagia dan antusias para peserta mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun sekolah yang bukan hanya tempat belajar, tapi juga rumah kedua.
Sementara itu, Manto, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari untuk memberi waktu lebih banyak bagi siswa mengenal dinamika sekolah, termasuk program kurikulum Merdeka, organisasi, dan ekstrakurikuler.
Tak hanya untuk kelas X, siswa kelas XI dan XII juga dilibatkan dalam kegiatan khusus. Pada Senin (14/07), mereka mendapatkan materi penguatan karakter dan kedisiplinan. Kemudian pada Selasa (15/07), kelas XI mengikuti kegiatan inspiratif di Aula Kelurahan Begadung. Di sana, mereka bertemu dengan komunitas “Arga Bayu”, sebuah paguyuban mahasiswa dari Unair, ITS, Unesa, dan UPN, yang memberikan gambaran nyata seputar dunia perkuliahan dan perjuangan masuk PTN.
Kegiatan ditutup dengan sesi motivasi dari Airlangga Motivator Team yang membakar semangat siswa untuk terus bermimpi besar dan berjuang lebih keras demi masa depan gemilang.
“Anak-anak butuh teladan dan arah. Melalui MPLS, kita tunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi tempat bertumbuh dan berproses,” tambah Manto.
Dengan semangat kebersamaan dan atmosfer yang inklusif, SMA Negeri 3 Nganjuk membuktikan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang benar-benar RAMAH tempat terbaik untuk memulai langkah pertama dalam perjalanan panjang para pelajar masa depan. (Lamidi)





