Sanitasi Buruk Jadi Pemicu Stunting, 27 Persen Rumah di Bandung Belum Punya Septic Tank

Jumat, 20 Feb 2026 12:38 WIB
Sanitasi Buruk Jadi Pemicu Stunting, 27 Persen Rumah di Bandung Belum Punya Septic Tank

Brilian•BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mengungkap persoalan sanitasi masih menjadi tantangan serius di wilayahnya. Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (19/2/2026).

Berdasarkan data pemantauan lingkungan, sekitar 27 persen rumah di Kota Bandung belum memiliki septic tank. Limbah rumah tangga masih dibuang langsung ke sungai sehingga memicu tingginya kasus diare yang berkontribusi pada stunting anak.

Selain itu, kondisi rumah tidak layak huni dengan sirkulasi udara dan pencahayaan buruk juga berpengaruh terhadap meningkatnya kasus tuberkulosis di kawasan padat penduduk.

Farhan menjelaskan persoalan sanitasi sulit diselesaikan karena banyak rumah berada di gang sempit dengan posisi toilet di belakang rumah menghadap aliran sungai. Untuk memindahkan saluran ke septic tank komunal di depan rumah, warga membutuhkan biaya sekitar Rp5 juta.

Sebagai solusi, pemerintah mengembangkan teknologi biotank yang lebih murah dibanding septic tank komunal sebelumnya. Sistem ini tidak memerlukan penyedotan rutin karena menggunakan cairan pengurai yang diganti berkala.

Pemkot juga menyiapkan skema bantuan pembiayaan agar warga dapat memindahkan saluran sanitasi rumahnya. Upaya tersebut diharapkan menekan dampak kesehatan lingkungan sekaligus menurunkan angka stunting.

Meski rasio gini Kota Bandung turun dari 0,44 menjadi 0,42, ketimpangan masih berada di atas rata-rata nasional. Pemerintah menilai perbaikan sanitasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.**

Pos terkait