Brilian-news.id | MAGETAN – Rabu (03/12/2025) Rutan Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan kegiatan pembuatan pupuk kompos sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan hortikultura yang saat ini tengah dikembangkan di lingkungan rutan. Kegiatan yang berlangsung di brandgang Rutan Magetan ini dilakukan oleh peserta Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan didampingi langsung oleh petugas.
Peserta pemagangan yang merupakan lulusan Sarjana Pertanian turut mengaplikasikan ilmunya dalam proses produksi pupuk kompos, mulai dari pemilahan bahan, pengolahan, hingga tahap fermentasi. Pupuk kompos tersebut dibuat menggunakan limbah tumbuhan yang tersedia di lingkungan rutan dan dapat diolah kembali menjadi media tanam yang ramah lingkungan.
Pupuk kompos yang dihasilkan nantinya dimanfaatkan untuk mendukung budidaya tanaman hortikultura dalam program ketahanan pangan, seperti terong, sawi, dan kangkung yang ditanam di Rutan Magetan.
Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendukung kemandirian pangan tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan pembuatan kompos ini, kami ingin menghadirkan lingkungan rutan yang lebih produktif sekaligus memberikan keterampilan baru bagi warga binaan. Limbah tumbuhan yang ada dapat diolah kembali menjadi pupuk yang bermanfaat bagi program ketahanan pangan yang sedang kami kembangkan,” ujar Ari Rahmanto.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembinaan yang berkelanjutan sehingga warga binaan memiliki bekal keterampilan pertanian alami yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.





