Prioritaskan Pelayanan Pendidikan Dan Kesehatan

Rabu, 1 Jun 2022 10:49 WIB
Prioritaskan Pelayanan Pendidikan Dan Kesehatan

Brilian°Surabaya – Pendidikan dan kesehatan sangat di perlukan masyarakat Jawa Timur khususnya warga surabaya agar anak – anak kelak menjadi generasi yang baik dan cerdas.

Pelayanan pendidikan dan kesehatan wajib di dapatkan warga kota surabaya sehingga tidak ada yang namanya anak – anak gelandangan, anak terlantar, kekurangan gizi (gizi buruk) di kota surabaya.

Anggota DPRD Jawa Timur komisi C dari fraksi PDI Perjuangan Hj. Agustin Poliana, S.H. M.Si dalam kegiatan reses ke dua untuk anggaran tahun 2022 yang diadakan di jl. Menanggal V no.1 (Rumah Bapak Suwantoko) kel. Menanggal kec. Gayungan kota surabaya. Di hadiri tokoh masyarakat, pengurus kampung, kader, angota, dan pengurus PAC PDI perjuangan kec. Gayungan. Selasa (31 – 05 – 2022).

Dalam acara tersebut Mbak Titin (nama panggilan) ibu Hj. Agustin Poliana, S.H,Si menyampaikan rasa syukur atas karunia yang di berikan Allah SWT, sehingga dapat bersilaturrahmi menghadiri acara ini dengan keadaan sehat wal afiat dan juga mengucapkan minal aidzin wal faidzin maaf lahir batin.

Acara yang di mulai pada pukul 7 malam sampai selesai, Dengan penyampaian aspirasi masyarakat gayungan kepada Mbak Titin sebagai Anggota DPRD Jawa Timur agar permasalahan yang selama ini belum terrealisasi dan masih menjadi masalah khususnya di bidang pelayanan pendidikan dan kesehatan.

“Sulitnya masuk sekolah negeri yang hanya satu sekolahan karena adanya sistem zonasi, dari rumah ke sekolahan jaraknya sangat jauh, sehingga anak – anak kita ke geser sama anak – anak yang bertempat tinggal dekat dengan sekolahan tersebut. Untuk itu saya berharap agar pemerintah mendirikan sekolahan lagi di daerah gayungan,keluh seorang warga yang tidak menyebutkan namanya kepada Mbak Titin.

“Layanan kesehatan juga di ungkapkan oleh salah satu warga yang tidak menyebutkan namanya, perihal proses surat BPJS/jamkesmas yang tidak di layani di puskesmas di karenakan pasien tersebut sudah pensiun, tanyanya.

Semua keluhan warga gayungan di respon baik dan di terima oleh Mbak Titin. Tentang sekolahan SMPN itu jangan hanya satu, karena banyak orang/siswa yang perlu pendidikan di sekolahan, ada lahan kosong dekat rusun agar nantinya di bangun sekolahan, sehingga dapat mengkafer kebutuhan pendidikan warga gayungan.

Terkait dengan layanan BPJS atau jamkesmas di puskesmas beliau berharap untuk utamakan pelayanan dulu, surat menyusul dan itu memang harus karena pelayanan itu di utamakan, yang sudah di wanti – wanti oleh bapak walikota dan wawalikota, karena namanya tentu bisa di buka lewat aplikasi atau EKTP sudah otomatis, tetapi kalau ini pensiunan berarti harus masih dapat haknya lewat Askesnya, terlepas dari peralihan Askes ke JKM. Haknya harus di layani dulu, bukan suratnya dulu baru pelayanannya, itu terbalik.

“Menghimbau kepada petugas puskesmas agar tidak semena – mena terhadap pelayanan warga surabaya, karena kalau ini terdengar oleh bapak walikota akan mendapat teguran, kita sayangkan kalau ini terjadi berlarut – larut. Berharap teman – teman warga gayungan ini bisa menyuarakan aspirasinya, menyuarakan bahwa pelayanan itu yang utama apapun bentuknya, sehingga kedepan tidak ada lagi penolakan baik itu kesehatan ataupun pendidikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *