Brilian-news.id | Madiun – Lapas Kelas I Madiun terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan pengajian rutin yang kali ini menghadirkan Ustadz Haidar dari Pondok Pesantren Roudotul Qur’an, Madiun. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam membangun kesadaran spiritual serta memperkuat nilai-nilai keimanan warga binaan Rabu (22/04).
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari warga binaan. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan sholat Ashar berjamaah yang dipimpin langsung oleh Ustadz Haidar sebagai imam. Suasana religius terasa begitu kuat, menciptakan ketenangan dan kekhusyukan bagi seluruh peserta yang hadir dalam mengikuti ibadah bersama tersebut.
Usai sholat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan kajian kitab Al Adzkar, yang membahas tentang dzikir dan doa dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penyampaiannya, Ustadz Haidar mengajak warga binaan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui amalan dzikir yang istiqamah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga hati dan lisan sebagai bagian dari proses perbaikan diri selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas I Madiun melalui Kabid Pembinaan Arjiunna dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang terus dioptimalkan.
“Pembinaan di Lapas bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi tentang bagaimana setiap warga binaan menemukan kembali arah hidupnya. Melalui pengajian rutin ini, kami ingin menghadirkan ruang ketenangan, ruang refleksi, dan ruang perubahan. Ketika hati tersentuh, maka kesadaran akan tumbuh, dan dari situlah proses perbaikan diri dimulai,” ujarnya.
Salah satu warga binaan SBH mengungkapkan rasa syukur dan manfaat yang dirasakan dari kegiatan tersebut. “Pengajian ini sangat menenangkan hati kami. Materi yang disampaikan mudah dipahami dan membuat kami lebih semangat untuk memperbaiki diri. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ungkapnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pembinaan di Lapas I Madiun mampu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta siap kembali ke tengah masyarakat.





